Panitia penyelenggara Musabaqoh Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, menyiapkan hadiah umroh bagi 32 kafilah. Selain itu juga, disiapkan hadiah uang tunai sebesar Rp17, 5 juta bagi juara I perorangan, dan Rp 45 juta bagi juara I beregu.
Ketua Panitia Daerah MTQH XXXI yang juga Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat Budi Santoso Sudarmadi mengemukakan dalam acara pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah, di lapangan Sampuraga Lama Pangkalan Bun, Minggu (19/11) malam.
Pembukaan MTQH XXXI, dihadiri Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalteng Abdul Razak, Ketua DAD yang juga anggota DPR RI Agustiar Sabran, Pj Bupati /Walikota se Kalteng.
Dikatakan, rangkaian kegiatan MTQH XXXI tingkat Provinsi Kalimantan Tengah telah dimulai sejak Kamis (16/11) sampai Sabtu (25/11). Adapun lokasi musabaqoh tersebar di 11 venue kegiatan.
Tema Kegiatan MTQH XXXI adalah: “Membumikan Al-Qur’an Menuju Kalteng BerAKHLAK dan Makin BERKAH”, sebagai bentuk syiar Islam dalam meningkatkan kerukunan umat Agama.
Untuk Jumlah Cabang yang diperlombakan sebanyak 9 Cabang, dengan 26 Golongan, dimana untuk hadiah, katagori Perorangan Juara I sebesar Rp17.500.000,-.Sedangkan untuk Katagori Beregu Juara I sebesar Rp45.000.000,-, sedangkan untuk juara dibawahnya menyesuaikan.
Adapun jumlah peserta yang mengikuti musabaqah sebanyak 632 orang yang terdiri dari para Qari dan Qariah, para Hafizd dan Hafizdah, serta para Mufassir dan Mufassirah terbaik, yang mewakili seluruh Kabupaten/Kota se Provinsi Kalimantan Tengah.
Kafilah Kabupaten/Kota yang terdata sebanyak 1.202 orang. Dewan Hakim MTQH XXXI sebanyak 95 orang, dibantu Panitera 22 orang dan Tim Kerja LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 45 orang.
Untuk kegiatan lainnya yang akan dilaksanakan yakni Wisata Kota (City Tour) dan Wisata Religi yakni ziarah ke Makam Kyai Gede, kunjungan ke Istana Al Nursari dan Masjid Kyai Gede di Kecamatan Kotawaringin Lama.
Selain itu dilaksanakan Seminar dan Gerakan Cinta Quran dengan Sub Tema “Membumikan Al Qur’an, Peradaban Qurani dan Sejarah Masuknya Islam di Bumi Tambun Bungai Provinsi Kalimantan Tengah”.