Melalui Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, Dukung Aksi Nyata Keberlanjutan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Keraya Pangkalan Bun  

Reporter :
Editor :
Jumat, 29 Agustus 2025 17:04WIB
Aksi penanaman pohon mangrove di Desa Keraya Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, pada Kamis (28/8/2025).

Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga Bumi, kolaborasi bersama Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat, Orang Utan Foundation International (OFI), serta Perangkat Desa Keraya melalui aksi penanaman pohon mangrove di Desa Keraya Kabupaten Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah, pada Kamis (28/8/2025).

Indonesia adalah negara dengan luasan hutan mangrove terbesar di dunia, mencapai sekitar 3,36 juta hektare (setara 20,04% dari total mangrove dunia). Namun, Indonesia juga termasuk dalam daftar negara dengan kerusakan mangrove tertinggi. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, sekitar 637 ribu hektare mangrove di Indonesia mengalami kerusakan baik sedang hingga berat.

Telkomsel Jaga Bumi, kolaborasi bersama Universitas Antakusuma Pangkalan Bun, Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat, Orang Utan Foundation International (OFI), serta Perangkat Desa Keraya melalui aksi penanaman pohon mangrove di Desa Keraya, Kalteng Kamis (28/8/2025).

Desa Keraya merupakan salah satu desa di Kecamatan Kumai Kotawaringin Barat Kalimantan Tengah yang memiliki luas wilayah sebesar 72 kilometer dengan tinggi daerah 2 mdpl. Desa Keraya salah satu desa yang memiliki hutan bakau dan berpotensi terjadi abrasi, wilayah ini termasuk ke dalam kawasan Bogam Raya yang merupakan kawasan sepanjang pantai dari Desa Kubu sampai dengan Desa Sabuai Barat.

Melalui tema kegiatan “Mangrove for The Future, Tanam Kebaikan Tumbuh Senyuman”, penanaman sekira 500 pohon mangrove di Desa Keraya sebagai bagian upaya turut membantu menjaga kestabilan garis pantai, melindungi pantai dari abrasi, penghasil oksigen dan membantu menyerap karbondioksida di wilayah tersebut. Aktivitas ini merupakan kontribusi Telkomsel yang sejalan dengan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) secara berkelanjutan di setiap proses bisnisnya.

Penyerahan mangrove pada kegiatan Telkomsel Jaga Bumi pada penanaman mangrove di Desa Keraya Kalteng

Manager Mobile Consumer Branch Pangkalan Bun Telkomsel D. Rusyad Hakim mengatakan, melalui Telkomsel Jaga Bumi, kami berharap langkah kolaboratif Telkomsel bersama stakeholder di Kotawaringin Barat membuka berbagai peluang dalam membantu mengatasi krisis iklim yang terjadi di dunia. Penanaman mangrove di Desa Keraya ini untuk membantu mencegah abrasi, mangrove sebagai blue carbon sangat penting ditanami di kawasan pesisir seperti di Desa Keraya.

Lebih lanjut Rusyad menyampaikan, Telkomsel Jaga Bumi berfokus pada pengelolaan energi, pengurangan emisi gas rumah kaca, dan pengolahan limbah. Tujuan utamanya adalah mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung upaya pemerintah dan komunitas dalam mengatasi isu lingkungan. Pelanggan Telkomsel dapat berperan serta dalam program Telkomsel Jaga Bumi dengan menukarkan Telkomsel Poin untuk sejumlah pohon mangrove melalui aplikasi MyTelkomsel.

Penyerahan plakat pada mereka yang terlibat pada kegiatan Telkomsel Jaga Bumi kolaborasi penanaman mangrove di Desa Keraya Kalteng

Wakil Rektor I Universitas Antakusuma Pangkalan Bun Agus Suparji, S.H., M.H menyampaikan apresiasinya kepada Telkomsel. “Kegiatan penanaman mangrove di Desa Keraya adalah bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi khususnya tentang pengabdian masyarakat yang di lakukan oleh civitas academica Universitas Antakusuma Pangkalan Bun,” tambahnya.

Kepala Desa Keraya Jumatollah turut menyampaikan apresiasinya. ‘’Selaku Kepala Desa, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kegiatan penanaman mangrove dalam aksi Telkomsel Jaga Bumi sinergi Telkomsel, Orang Utan Foundation International, dan mahasiswa dari Universitas Antakusuma di Desa Keraya khususnya sepadan pantai Desa Keraya. Harapan kami, antusias dan kesadaran aksi Jaga Bumi seperti ini semoga dapat terus berkelanjutan,” ujarnya.

Telkomsel Jaga Bumi, kolaborasi melakukan penanaman mangrove di Desa Keraya Kalteng

Manager Program Orangutan Foundation Indonesia Dudy Kurniawan mengatakan, tugas menjaga hutan, menjaga lingkungan dan menjaga bumi ini bukanlah tugas satu orang, satu kelompok, satu organisasi tertentu akan tetapi menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama. Semakin banyak pihak yang peduli dan mau bekerja dan berjuang untuk hutan, lingkungan dan bumi ini maka akan semakin tampak hasil yang diberikan. Generasi muda sebagai generasi penerus harus mau bekerja untuk hutan, lingkungan dan bumi ini, karena ini yang sudah akan pasti akan kita wariskan untuk anak cucu kita.

Informasi lebih lanjut tentang inisiatif Telkomsel Jaga Bumi untuk pelestarian bumi dan lingkungan hidup dapat diakses melalui  laman http://tsel.id/jagabumi.***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Melalui Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, Dukung Aksi Nyata Keberlanjutan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Keraya Pangkalan Bun  

Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga…