PLN UIW Kalselteng Dorong 100 Persen Elektrifikasi Kalteng

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 28 Juni 2022 19:25WIB
Elektrikfikasi

PT PLN Persero terus berupaya melistriki hingga ke seluruh pelosok negeri. Pembangunan listrik ke daerah terdepan, tertinggal dan terluar (3T) terus diupayakan demi mewujudkan energi berkeadilan hingga pelosok nusantara. 

Mendukung Pemerintah dalam menuntaskan target rasio elektrifikasi di Kalteng, PLN kembali lakukan Program Sambung Listrik Gratis melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) pada 2022.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UIW Kalselteng), Tonny Bellamy menyampaikan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat kurang mampu terutama di daerah 3T.

“Listrik saat ini sudah menjadi bagian dari kebutuhan dasar masyarakat, namun tidak semua orang memiliki kemampuan untuk melakukan pemasangan baru listrik terutama untuk daerah 3T, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat tidak mampu,” kata Tonny, Senin (27/6/2022)

Bantuan saat ini diberikan PLN berupa Pasang Baru Listrik daya 450 VA untuk 110 Keluarga tidak mampu di 4 desa di Kecamatan Seruyan Hilir Kabupaten Seruyan Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Desa Persil Raya, Desa Kartika Bhakti, Desa Bangun Harja dan Desa Halimaung Jaya.

Kecamatan Seruyan Hilir berjarak kurang lebih 40 kilometer dari jalan lintas kota Kabupaten Seruyan.

Selain kondisi geografis daerah yang sulit diakses, menjadi salah satu tantangan mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen adalah keterbatasan masyarakat kurang mampu untuk melakukan penyambungan listrik.

Program Sambung Listrik Gratis

PT PLN Persero UIW Kalselteng menggelar Program Sambung Listrik Gratis melalui Program Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) tahun ini.

Bantuan berupa pasang baru listrik daya 450 VA difokuskan untuk 110 Keluarga tidak mampu di 4 desa di Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan.

Tonny Bellamy berharap program sambung listrik gratis pihaknya dapat mendorong memajukan daerah tertinggal sehingga tidak lagi tertinggal.

Ia optimistis dengan adanya listrik, maka taraf kehidupan masyarakat khususnya yang menyangkut ekonomi dapat semakin meningkat.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat tidak mampu,” tutur Tonny. 

Berdasarkan data rasio elektrifikasi yakni perbandingan kepala keluarga berlistrik dengan total kepala keluarga di Kabupaten Seruyan, dalam dua tahun terkahir meningkat cukup signifikan.

Data menunjukan pada 2020, rasio elektrifikasi baru sekitar 84,14 persen, sementara pada bulan Mei lalu sudah mencapai 90,88 persen. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…