Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kabupaten Gunung Mas mengikuti vaksinasi lanjutan (booster) dosis ketiga, di Kantor Diskominfosantik Jalan Diponegoro Kelurahan Tampang Tumbang Anjir , Kecamatan Kurun, Rabu (9/2/2022).
Vaksinasi booster dosis ketiga ini diselenggarakan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tampang Tumbang Anjir, yang juga diikuti beberapa OPD diantaranya Badan Keuangan dan Aset Daerah, Dinas Pekerjaan Umum, Sekretaris Daerah, Badan Penanggulangan Bencana, BPN Gunung Mas dan PDAM yang berjumlah 89 orang.
Kepala Diskominfosantik Kabupaten Gunung Mas Ruby Haris mengatakan, vaksinasi booster dosis ketiga ini banyak sekali peminatnya. Diluar dugaan bukan hanya dari Diskominfosantik saja yang berminat, tetapi juga perangkat daerah yang lainnya.
“Vaksinasi booster dosis ketiga bertujuan untuk memperkuat imun tubuh kita yang sudah dibentuk oleh vaksinasi pertama dan vaksinasi kedua dengan jarak waktu minimal enam bulan sejak vaksinasi kedua,” jelas Ruby Haris di ruang kerjanya.
Vaksinasi booster adalah dosis vaksin tambahan yang dapat memberikan perlindungan ekstra terhadap penyakit. Vaksin ini diperlukan karena beberapa alasan, yang pertama adalah kekebalan tubuh seseorang mulai berkurang seiring waktu dan kedua karena adanya varian virus.
Secara garis besar dijabarkannya bahwa penggunaan aplikasi pedulilindungi sangat penting untuk memfilter keberadaan pengguna di kawasan-kawasan tertentu yang sudah memiliki scan barcode pedulilindungi. Meskipun di Kabupaten Gunung Mas belum digunakan secara online namun aplikasi tersebut berlaku di kota-kota besar seperti di perkantoran, pusat perbelanjaan (mall), rumah sakit, perbankan, bandara, dan fasilitas umum lainnya.
“Karena tujuannya adalah agar mengetahui kapasitas penampungan atau tempat yang dimasuki sehingga deteksi dini apabila ada pelacakan terhadap orang-orang yang pernah kontak erat dengan orang-orang yang pernah terpapar Covid-19,” katanya.
Lanjutnya, akhir-akhir ini pandemi Covid-19 mengalami peningkatan khususnya di kota-kota besar yang cukup drastis. “Ada instruksi Bapak Gubernur Kalimantan Tengah H. Sugianto Sabran di Palangka Raya melalui penerbangan harus PCR lagi. Saya berharap kepada masyarakat Kabupaten Gunung Mas yang belum vaksin, ayo vaksin baik vaksin pertama, kedua maupun vaksinasi lanjutan (booster) dosis ketiga, karena semua jenis vaksin aman dan halal,” terangnya. ***