Bagasing Kearifan Lokal yang Harus Dilestarikan

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 5 Mei 2023 13:45WIB
Bagasing

Seiring perkembangan zaman, Bagasing atau dalam bahasa Dayak Ngaju biasa disebut dengan Habayang merupakan salah satu permainan tradisional yang keberadaannya hampir punah termakan oleh waktu. Dimana permainan ini menjadi salah satu bagian dari kearifan lokal di Provinsi Kalteng.

Pada zaman dahulu, permainan bagasing merupakan salah satu permainan yang sangat digemari anak-anak bahkan hingga dewasa di Kalimantan Tengah. Namun seiring berjalannya waktu permainan ini hampir punah bahkan generasi-generasi sekarang terutama yang tinggal di perkotaan tak banyak yang tau akan permainan ini.

Meski demikian, permainan habayang atau bagasing ini masih bisa kita jumpai terutama di daerah atau desa-desa di wilayah pedalaman. Di sana masih bisa kita jumpai anak-anak memainkan permainan habayang ini.

Oleh sebab itu, agar tidak hanya menjadi cerita dan tidak punah ditelan kemajuan zaman, permainan bagasing sendiri selalu ditampilkan pada event-event atau festival budaya.

Seperti kali ini, Pemerintah Kota Palangka Raya sendiri melalui Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan da Olahraga (Disparbudpora) menggelar Festival Palangka dan Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kota Palangka Raya Tahun 2023. Dimana, dalam event ini salah satu permainan tradisional bagi suku dayak ditampilkan yaitu lomba bagasing atau habayang

Kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya, Iin Hendrayati Idris menyebutkan lomba bagasing ini merupakan salah satu permainan tradisional yang cukup unik dan menarik untuk dimainkan. Untuk itu, dalam setiap event atau festival budaya permainan bagasing ini selalu diperlombakan.

“Seperti pada event festival budaya tahun ini, bagasing kami ikut sertakan dalam lomba, nampak warga sangat antusias dalam menyaksikan dan sepertinya banyak masyarakat yang rindu akan permainan ini,” kata Iin Jumat (5/5/2023).

Lebih lanjut, kepala Disparbudpora Kota Palangka Raya ini menyebutkan bahwa permainan tradisional merupakan bukti dari kekayaan budaya kita yang patut dijaga serta dilestarikan. Hal ini dikarenakan permainan tradisional tersebut adalah warisan dari leluhur.

Namun demikian ia menyebutkan, dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal tidak hanya menjadi tugas dari Pemerintah saja melainkan tugas kita bersama.

“Oleh sebab itu, saya mengajak agar kita semua bersama menjaga serta melestarikan budaya yang kita miliki agar anak cucu kita kelak tetap tahu akan kekayaan budaya serta kearifan lokal yang kita miliki,” kata Iin. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

FBIM Kalteng 2024 – Kabupaten Lamandau Juara I Putra, Barito Utara I Putri Lomba Manyipet

Lomba Manyipet pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk…