Balai Bahasa Prov. Kalteng Luncurkan 70 Buku Cerita Anak Dwibahasa

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 15 Desember 2023 18:38WIB
Peluncuran 70 buku cerita anak dwibahasa

Sebagai upaya melestarikan dan memperkenalkan kearifan lokal khususnya bahasa Dayak kepada anak, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Balai Bahasa Prov. Kalteng meluncurkan buku cerita anak dwibahasa, di Aula Bahaur Hotel Neo Palma Palangka Raya, Jumat (15/12/2023).

Kegiatan yang dibuka Kepala Balai Bahasa Prov. Kalteng tersebut diikuti oleh 50 orang penulis yang sebelumnya sudah berpartisipasi dalam membuat cerita anak.

Kepala Balai Bahasa Prov. Kalteng Muhammad Muis mengatakan dalam sambutannya, dari target awal 58 buku cerita anak, kini sudah 70 buku yang berhasil diterbitkan. 

Kepala Balai Bahasa Prov. Kalteng Muhammad Muis sampaikan sambutan

“Pembuatan buku ini merupakan perjalanan yang panjang, melibatkan berbagai tahap seperti pengadaan bimbingan teknis kepenulisan, pembuatan ilustrasi, survei keterbacaan, penyuntingan, hingga persiapan untuk naik cetak,” ujarnya.

Ia menambahkan, para penulis yang sudah berpartisipasi dalam membuat buku cerita anak tersebut berasal dari kabupaten/kota se-Kalteng, dan mereka menciptakan karya-karya dengan menggunakan berbagai bahasa daerah masing-masing, antara lain Dayak Ngaju, Dayak Maanyan, Dayak Sampit, Dayak Ot Danum (Kadorih), Dayak Bakumpai, Dayak Katingan dan Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin.

“Buku-buku yang diterbitkan ini sasarannya adalah tingkat TK/PAUD dan SD kelas awal, dengan harapan dapat membangun semangat membaca dan literasi di kalangan anak-anak,” imbuhnya.

Foto bersama

Pada kesempatan itu, Muis sangat menyayangkan banyak anak-anak Kalteng yang tidak terbiasa berbahasa daerah, hal itu ia temukan saat survei keterbacaan di lapangan. “Dengan peluncuran buku ini diharapkan dapat memperkenalkan dan membangkitkan minat anak-anak terhadap bahasa daerah,” ungkapnya.

Ia menyebut, di tahun 2024 mendatang, target untuk penerbitan buku cerita anak adalah sebanyak 70 buku. “Hal ini menunjukkan komitmen Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah untuk terus mengembangkan dan mendukung dunia literasi, khususnya dalam bahasa daerah,” tandasnya.

Saat ini dibuka pendaftaran seleksi peserta bimbingan teknis penulisan cerita anak berbahasa daerah. Pendaftaran dibuka hingga 25 Januari 2024, informasi lebih lanjut dapat dilihat di sosial media Instagram balaibahasakalteng. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Melalui Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, Dukung Aksi Nyata Keberlanjutan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Keraya Pangkalan Bun  

Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga…