Bupati Gunung Mas Resmikan Rumah Adat Hamputan Singarasa Tunda

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 8 Maret 2022 10:35WIB
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong resmikan rumah Adat Hamputan Singarasa Tunda.

Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong meresmikan Rumah Adat Hamputan (Keluarga) Singarasa Tunda di Desa Batu Nyiwuh, Kecamatan Tewah, Sabtu.

“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Gunung Mas mengucapkan selamat dan sukses atas diresmikannya Rumah Adat Hamputa Singarasa Tunda,” kata Bupati.

Bupati juga mengundang warga di sekitar maupun luar Desa Batu Nyiwuh, untuk bisa berkunjung ke Rumah Adat Hamputan Singarasa Tunda tersebut.

Peresemian ditandai dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Gunung Mas.

Dia berharap rumah adat Hamputan Singarasa Tunda bisa menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Gunung Mas.

“Harapannya ke depan rumah adat ini bisa mendukung program smart tourism, yaitu pembangunan pariwisata yang lebih maju,” katanya

Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Gunung Mas, Binartha memberikan apresiasi terkait diresmikannya rumah adat Hamputan Singarasa Tunda .

“Kami memberikan apresiasi pada keturunan dari keluarga Singarasa Tunda ini yang telah bersama-sama mengusahakan untuk membangun rumah adat Hamputan Singarasa Tunda ini,” ujarnya.

Binartha berharap, kekompakkan keturunan dari Hamputan Singarasa Tunda untuk melestarikan adat dan budaya keluarganya, termasuk terkait kerukunan antar keluarga bisa dicontoh oleh keluarga lain.

Politisi Partai Golkar ini juga berharap, anak cucu dari Hamputan Singarasa Tunda bisa terus melestarikan adat dan budaya nenek moyangnya dan bisa menjaga rumah adat yang telah mereka usahakan bangun bersama.

Sedangkan Kapolres Gunung Mas AKBP Irwansah menyatakan mendukung acara peresmian dan syukuran  rumah adat Hamputan Singarasa Tunda ini.

Dengan adanya rumah adat ini diharapkan menjadi gambaran dan adanya aksi nyata terkait kerukunan antar keluarga dan bagaimana mereka menyelesaikan permasalahan yang sebaiknya dilaksanakan secara kekeluargaan dan adat terlebih dahulu.

Dengan demikian, diharapkan permasalahan yang ada bisa diselesaikan tanpa melalui jalur hukum. “Diharapkan falsafah huma betang seperti ini bisa dilestarikan dan dijaga khususnya untuk wilayah Kabupaten Gunung Mas,” kata Kapolres. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Telkomsel Raih Dua Penghargaan Internasional dari HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2024

Telkomsel dinilai jadi tempat bekerja terbaik di Indonesia tiga tahun berturut-turut Telkomsel dinobatkan sebagai peraih…