Bupati Gunung Mas Tahan 2 Truk Angkut Kayu Log

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 1 Februari 2022 10:02WIB
Bupati Gunung Mas, Jaya S Monong menahan 2 truk bermuatan kayu log yang melintas di ruas Jalan Kuala Kurun - Palangka Raya, Sabtu dinihari tadi.

Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong kembali menahan dua truk angkutan perusahaan besar swasta yang memuat kayu log, melintas di ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun, Sabtu (29/1) dini hari, viral di media sosial.

Truk angkutan PBS yang ditahan merupakan truk angkutan PBS bidang kehutanan. Saking geramnya pada saat itu, Bupati memarahi pengendara dan meminta agar truk tidak boleh melintas, sebelum pemilik perusahaan menghadapnya.

“Hari ini, pukul 01.00 WIB dini hari, saya menemukan masih ada truk PBS (perusahaan besar swasta) yang melakukan pengangkutan namun tidak mengindahkan komitmen bersama dalam proses perbaikan ruas jalan di wilayah Gumas,” ucap Bupati.

Dia secara tegas melarang truk dari PBS tersebut tidak melakukan pengangkutan karena sama sekali tidak berpartisipasi dalam proses perbaikan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun di wilayah Gumas.

Dia menegaskan, jika PBS tidak memiliki itikad baik dan tidak ada kemauan untuk berpartisipasi terhadap upaya perbaikan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun di wilayah Gumas, maka truk angkutan PBS dilarang melintas dan beraktivitas di sekitar ruas jalan yang saat ini sedang diperbaiki tersebut.

Sebelumnya Bupati Gumas juga telah menahan belasan truk angkutan PBS yang masih bandel melintas di ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun di wilayah kabupaten setempat pada Jumat (21/1).

Truk angkutan PBS yang ditahan saat itu adalah truk angkutan PBS bidang perkebunan dan truk angkutan PBS bidang pertambangan yakni zircon. Belasan truk angkutan PBS tersebut ditahan di pos yang terletak di Desa Sepang Kota, Kecamatan Sepang.

Beberapa waktu lalu, Bupati dan aliansi masyarakat Gumas menyepakati sejumlah poin alternatif solusi terkait penanganan ruas jalan Palangka Raya-Kuala Kurun di wilayah kabupaten setempat, saat berdialog di Desa Tanjung Karitak, Kecamatan Sepang, Rabu (5/1).

Poin yang disepakati yakni PBS wajib membuat jalan khusus, sebelum jalan khusus selesai dibuat aliansi masyarakat memberi kesempatan angkutan PBS melewati jalan umum dengan batas waktu maksimal satu tahun. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemprov Segera Launching Logo Resmi Hari Jadi Ke 67 Provinsi Kalteng Tahun 2024

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan segera me-launching logo Hari Jadi Ke-67 Provinsi Kalteng…