Dinas Pendidikan Fasilitasi Balai Bahasa Provinsi Kalteng Laksanakan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 30 Maret 2022 20:13WIB
Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur mengadakan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur pada Selasa—Kamis, 29—31 Maret 2022, di Tamiang Layang.

Kegiatan yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur itu dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan, Sabai, S.Pd., M.M., didampingi oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Rebda Agus Prabowo, S.E.

Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah Valentina Lovina Tanate, S.Pd, M.Hum.  diwakili Plt. Kasubbag Tata Usaha Rebda Agus Prabowo, S.E. menjelaskan pelatihan itu merupakan salah satu kegiatan dalam program pelindungan dan pelestarian bahasa dan sastra Kalimantan Tengah.

Agus juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur, sekolah, guru pendamping, dan maestro sastra lisan tumet leut demi menjaga kekayaan budaya di Kabupaten Barito Timur.

Agus memaparkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan selama 3 hari, adapun   narasumber dalam pelatihan itu ialah dua maestro tumet leut, Debbi Leriantoni, Rayanto, dan penyuluh-pegiat sastra dari Balai Bahasa, Elis Setiati, M.Hum.

Pelatihan selama tiga hari itu merupakan pertemuan awal dan akan dilanjutkan dengan enam kali pertemuan bersama para narasumber. Selama masa pelatihan, para narasumber berharap peserta memanfaatkan dengan baik kesempatan belajar yang diberikan.

Peserta diharapkan mampu melagukan atau menyanyikan prosa atau puisi lisan dalam bahasa Maanyan atau bahasa Maanyan Pangunraun. Selanjutnya peserta akan tampil dalam acara puncak, yaitu Festival Tumet Leut, yang akan dilaksanakan pada Mei 2022.  Semoga kegiatan ini didukung oleh pemangku kebijakan dan seluruh masyarakat di Kabupaten Barito Timur pintanya.

Agus berharap  ke depannya  agar Kegiatan Festival Tumet Leut bagi Siswa SLTP dan SLTA se-Kabupaten Barito Timur dalam Rangka Pelestarian dan Pendokumentasian Sastra Lisan Daerah mampu mendokumentasikan salah satu sastra lisan yang hidup di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.

Dari upaya pendokumentasian tersebut nantinya dapat menguatkan dan melestarikan sastra lisan di daerah agar tidak punah. Selain itu juga dapat meningkatkan kreativitas, apresiasi, dan rasa bangga masyarakat pada sastra lisan ujarnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Timur Sabai, S.Pd., MM dalam sambutannya  menjelaskan Tumet Leut merupakan Budaya bernyanyi/ bertutur dengan menggunakan Bahasa Pangunraun (Sastra Kuno Dayak Maayan), dinyanyikan atau dituturkan  misalnya dalam acara adat natas ban’nyang di pemenuhan hukum adat pernikahan  warga Dayak Maanyan maupun dalam acara lain untuk menyampaikan petuah-petuah yang bijak .

Seni ini tidak hanya menyajikan keindahan nada tetapi juga menyajikan keindah bertutur yang sangat menjunjung tinggi nilai sopan santun. Sabai berharap agar sastra lisan tumet leut harus dikembangkan dan dilestarikan. Peserta kegiatan diimbau untuk terus menggali ilmu tentang sastra lisan tumet leut agar tidak terlupakan atau punah pada masa yang akan datang ujarnya.

Di akhir sambutannya  Sabai  berterima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah yang sudah memprogramkan Pelatihan Revitalisasi Sastra Lisan Tumet Leut  di Kabupaten Barito Timur secara khusus melibatkan Dinas Pendidikan untuk memfasilitasi kegiatan  ini. Ia berharap ke depannya kerjasama semacam ini terus ditingkatkan. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Komitmen Wujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2024

Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Pimpin Apel Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendalian Karhutla Badan…