Disdik Kalteng Kolaborasi dengan Kemenkeu Gelar “Kemenkeu Mengajar 10”: Edukasi Keuangan Negara untuk 30 Ribu Siswa se-Kalteng

Reporter :
Editor :
Rabu, 12 November 2025 06:10WIB
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dalam pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 10 di SMA Negeri 4 Palangka Raya.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dalam pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 10 yang digelar di SMA Negeri 4 Palangka Raya dan disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng, Senin (10/11/2025).

‎Kegiatan edukatif tahunan ini menghadirkan pegawai Kemenkeu sebagai relawan pengajar untuk mengenalkan pengelolaan keuangan negara, APBN, dan pentingnya akuntabilitas publik kepada pelajar di seluruh Indonesia, termasuk Kalteng. Tahun ini, pelaksanaan di Kalteng mencatat sejarah tersendiri karena berhasil menjangkau sekitar 30 ribu siswa secara serentak melalui siaran virtual interaktif.

‎Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan apresiasi tinggi atas kolaborasi lintas sektor tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi wujud nyata kemajuan pendidikan Kalteng yang terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman dan teknologi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menyampaikan sambutan secara virtual yang disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng.

“Hari ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan Kalteng. Kita sudah satu, dua, bahkan tiga langkah lebih maju dibanding sebelumnya. Kemenkeu Mengajar adalah bentuk nyata dukungan lintas sektor untuk mencerdaskan generasi muda,” ujar Reza dalam sambutannya secara virtual.

Reza berharap kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan siswa tentang pengelolaan keuangan negara, tetapi juga menanamkan nilai-nilai karakter positif seperti kejujuran, tanggung jawab, dan transparansi.
‎“Kami ingin adik-adik belajar bagaimana uang negara dikelola dengan benar. Kami juga terbuka untuk siapa pun yang ingin ikut mengajar dan memperkaya proses pembelajaran di sekolah,” imbuhnya.
‎Sementara itu, Kepala Perwakilan Kemenkeu Kalteng, Herry Hermawan, menjelaskan bahwa Kemenkeu Mengajar telah berlangsung sejak 2016 dan kini memasuki tahun ke-10 pelaksanaan. Tujuannya, kata Heri, adalah untuk memberikan pemahaman kepada siswa dari jenjang SD hingga SMA agar lebih mengenal pengelolaan keuangan negara.
‎Kemenkeu Mengajar 10 yang digelar di SMA Negeri 4 Palangka Raya dan disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng, Senin (10/11/2025).
“Kami ingin anak-anak tahu apa itu APBN, bagaimana uang negara dikelola, dan mengapa penting untuk menghargai setiap rupiah yang digunakan. Karena uang negara adalah tanggung jawab kita bersama, digunakan, diawasi, dan dijaga bersama,” terang Herry.
Ia menambahkan, pelaksanaan di Kalteng tahun ini menjadi salah satu yang paling besar di Indonesia.
‎“Khusus di Kalteng, kegiatan ini mungkin menjadi rekor nasional. Karena disiarkan langsung ke seluruh SMA dan SMK se-Kalteng, sehingga diikuti sekitar 30 ribu siswa secara serentak. Ini tentu luar biasa,” ujarnya bangga.
Selain edukasi keuangan, Kemenkeu juga memperkenalkan Politeknik Keuangan Negara (PKN) Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) sebagai salah satu sekolah kedinasan gratis yang menghasilkan Aparatur Sipil Negara (ASN) profesional di bidang keuangan. “Kami berharap lebih banyak siswa Kalteng yang melanjutkan pendidikan ke STAN agar dapat berkontribusi langsung dalam pengelolaan keuangan negara,” tambah Heri. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Rawan Bencana, Prabowo akan Beli 200 Helikopter 5 Unit Segera Datang

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan mampu menghadapi berbagai cobaan, termasuk…