Disdikbud Kobar Keluarkan SE Libur khusus Puasa Bagi Siswa

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Sabtu, 2 April 2022 09:37WIB
Rustam Efendi

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud telah melngeluarkan kebijakan dengan meliburkan seluruh siswa Tingkat TK/RA, SD/MI, SMP/Mts pada awal puasa dan akhir puasa Ramadan 1443 H yang tertuang pada Surat Edaran Nomor 824/739/DPK.IV/Dikbud Tangal 30 Maret 2022 Tentang Pelaksanaan Libur Khusus Puasa Tahun 2021

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kobar, Drs.H.Rustam Effendi,M.Si mengataan adanya Surat Edarat tersebut, seluruh siswa sampai dengan tingkat SMP sederajat diliburkan pada awal dan akhir puasa ini.

Libur siswa tersebut mengacu pada hasil rapat antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pengawas SMP, Korwilker Satdik Kecamatan, MKKS, KKKS, serta stakeholder terkait tentang Libur Khusus Awal Puasa tahun 2022 atau tahun 1443 Hijriah dimulai tanggal 1 s.d. 5 April 2022.

Kembali aktif belajar pada tanggal 6 April – 28 April 2022, dan Libur Khusus Akhir Puasa Bulan Ramadhan dimulai tanggal 29 April – 1 Mei 2022,dilanjutkan dengan Libur Hari Raya pada tanggal 2 Mei – 4 Mei 2022, dan padaTanggal 5 Mei 2022 proses belajar mengajar aktif kembali.

“Selama LKP diharapkan agar seluruh guru mata pelajaran dapat memberikan tugas-tugas yang bermuatan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), keagamaan baik secara individu atau kelompok,” demikian yang tertuang dalam SE yang ditandatangani oleh Kadisdikbud Kobar.

Kegiatan yang bermuatan Penguatan Pendidikan Karakter agar direncanakan dan dikoordinasikan serta dikendalikan oleh semua guru Mata Pelajaran. Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama sebagai koordinator dapat memberikan kegiatan sebagai berikut :

a. Bagi peserta didik yang beragama Islam dapat melaksanakan kegiatan Tadarus/Tilawal Al-Quran, hafalan Al-Quran, Khitabah, Tarawih dan Ibadah lainnya yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan;

b. Bagi peserta didik yang beragama Kristen Protestan dan Katholik dapat melaksanakan kegiatan antara lain membaca Al Kitab, kebaktian, Bibble Camp, dan Retret dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan;

c. Bagi peserta didik yang beragama Hindu dapat melaksanakan kegiatan pembacaan kitab suci, Dharmagita, Kerawitan, Tari dan Tirta Yatra dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan;

d. Bagi peserta didik yang beragama Budha dapat melaksanakan kegiatan antara lain Meditasi, Pembacaan Kitab Dharma Padha dan kegiatan lain yang dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

Kemudian, untuk tugas-tugas akademik dikoordinir oleh masing-masing guru mata pelajaran secara daring kepada peserta didik untuk memberikan pengalaman serta pemantapan/pendalaman materi. Tugas-tugas tersebut dikumpulkan setelah libur kepada guru mata pelajaran pengampu.***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Primandanu Febriyan Aziz Resmi Dikukuhkan Jadi Kepala OJK Kalteng

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Keuangan Konsumen sekaligus Anggota Dewan Komisioner…