Disdukcapil Kobar Musnahkan 8.371 KTP-el Invalid

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 24 Februari 2023 15:01WIB
Penandatanganan berita acara pemusnahan KTP-el Invalid

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) menggelar Pemusnahan KTP-el invalid,  dipimpin Plt. Kepala Disdukcapil Kobar Rody Iskandar beserta tim pemusnah dokumen kependudukan, unsur hukum dan unsur pengawas internal, di Halaman Kantor Disdukcapil Kobar, Kamis (23/2/2023).

Pemusnahan ini dilakukan untuk menghindari potensi penyalahgunaan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kali ini sebanyak 8.371 keping KTP-el invalid dimusnahkan oleh Disdukcapil.

Rody Iskandar mengungkapkan, tidak hanya KTP el, namun dokumen kependudukan lainnya seperti KIA, KK dan Akta Pencatatan Sipil juga dimusnahkan. Dokumen kependudukan yang sudah tidak valid merupakan dokumen yang tidak lagi memiliki nilai hukum dan dapat menimbulkan masalah keamanan jika sampai jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggungjawab.

“Oleh karena itu, pemusnahan dokumen kependudukan yang tidak valid merupakan tindakan yang wajib dilakukan,” tutur Rody.

Sebelum dilakukan pemusnahan, Disdukcapil Kabupaten Kobar melakukan pengecekan terhadap dokumen kependudukan yang sudah tidak valid.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan bahwa dokumen yang akan dimusnahkan benar-benar sudah tidak memiliki nilai apapun dan tidak dapat dipakai lagi. Dokumen yang tidak valid tersebut biasanya disebabkan oleh gagal encode, rusak, gagal cetak, dan perubahan elemen data,” imbuhnya.

Pada saat pemusnahan, dokumen kependudukan yang sudah tidak valid dihancurkan dengan menggunakan alat pemusnah dokumen seperti mesin penghancur kertas atau pembakaran. Hal ini dilakukan agar dokumen tersebut benar-benar tidak dapat dipakai lagi dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan pemusnahan KTP-el invalid dan dokumen kependudukan lainnya yang sudah tidak valid, Disdukcapil Kobar telah menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan keselamatan warga negara.

“Sebagai warga negara yang baik, kita juga diharapkan untuk memahami pentingnya menjaga kerahasiaan dan keamanan dokumen kependudukan serta menjaga agar dokumen tersebut tetap valid dan dapat dipakai sesuai dengan fungsinya,” pungkas Rody. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Widiya Kumala Wati, Volunteer dan Satgas PPA dari Kalteng, Terima Penghargaan Perempuan Berjasa dan Berprestasi Bidang Sosial Budaya

Widiya Kumala Wati volunteer dari berbagai organisasi dan Satgas PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Provinsi Kalimantan…