Plt Sekda Kalteng Ajak Masyarakat Kurangi Penggunaan Plastik Sekali Pakai

Reporter :
Editor :
Rabu, 11 Juni 2025 18:53WIB
Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, pimpin Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2025, Rabu (11/6/2025).

Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Apel Bersama dan Sarasehan Lingkungan Hidup, di halaman kantor Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalteng, Rabu (11/6/2025)

Apel dipimpin Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Leonard S. Ampung, yang juga membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup/ Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Dalam sambutannya disampaikan bahwa dunia saat ini menghadapi tiga tantangan utama yang saling berkaitan, yaitu perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan polusi. Polusi plastik merupakan simbol sekaligus akibat dari pola hidup yang tidak berkelanjutan, dan menjadi pengingat bahwa krisis lingkungan memerlukan solusi kolektif dan berkelanjutan.

Tema global peringatan tahun ini, “Hentikan Polusi Plastik”, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memperkuat pengelolaan limbah, serta membangun gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Setelah apel, kegiatan dilanjutkan dengan Sarasehan Lingkungan Hidup yang dihadiri oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalimantan Tengah, Herson B. Aden. Dalam sarasehan tersebut, beliau menyampaikan pentingnya keterkaitan isu lingkungan dengan arah pembangunan daerah, khususnya melalui program prioritas Huma Betang.

Sebagai bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah dalam mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak, telah disusun berbagai program strategis dalam semangat Kalteng Bermartabat, yang terangkum dalam enam pilar utama: Betang Maju, Betang Makmur, Betang Cerdas, Betang Sehat, Betang Harmoni, dan Betang Bermartabat.

Dalam konteks ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diharapkan dapat memahami dan mengidentifikasi program-program prioritas yang relevan dengan semangat Huma Betang, sesuai dengan tugas dan fungsi instansinya. Melalui pemetaan yang tepat, DLH diharapkan dapat mengimplementasikan program-program yang mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memberdayakan dan mengangkat harkat masyarakat Dayak, sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi tantangan lingkungan hidup serta mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berbasis kearifan lokal.***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Rawan Bencana, Prabowo akan Beli 200 Helikopter 5 Unit Segera Datang

Presiden Prabowo Subianto menegaskan, Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan mampu menghadapi berbagai cobaan, termasuk…