Fisik tidak menghalangi Ahmad Bajuri untuk berkecimpung di Pemerintahan Kalimantan Tengah.
Meski memiliki ukuran tubuh yang mungill, Ahmad Bajuri berhasil menjadi pejabat di Kalimantan Tengah.
Saat ini, pria yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren itu berhasil menjadi Kepala Desa Palampai.
Palampai merupakan sebuah desa di Kabupaten Kapuas. Desa Palampai masuk dalam wilayah Kecamatan Kapuas Kuala, dengan luas 27,50 Km, dengan jumlah penduduk sekitar 705 jiwa.
Saat pertemuan dengan kepala desa pada kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Penyenggaraan Pemerintah se-Kalimantan Tengah Tahun 2025 di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (22/5/2025) lalu, penampilan Ahmad Bajuri yang mungil mencuri perhatian kepala desa lainnya.
Dia pun diwawancara oleh kepala desa lainnya yakni Lusiam Marhani, dan viral di media sosial.
Ahmad Bajuri pun menceritakan kisahnya bisa menjadi kepala desa. Ternyata pria yang memiliki tinggi kurang dari 1,5 meter itu menjadi kepala desa dari jenjang karir.
Sebelum menjadi Kepala Desa Palampai, Ahmad Bajuri mengaku pernah menjadi staf Desa hingga akhirnya dipercaya menjadi Sekretaris Desa.
Usai menjadi Sekretaris Desa, Ahmad Bajuri kemudian terpilih menjadi Kepala Desa Palampai.
Selama menjadi Kepala Desa Palampai Bajuri tercatat pernah menggerakan warga untuk gotong royong memperbaiki jembatan rusak.
Minimnya anggaran desa di Desa Palampai membuat Bajuri putar otak memperbaiki jembatan dengan menggunakan perahu warga. ***












