Kalteng Perlu Dukungan 5 Helikopter Water Bombing dan 2 Helikopter Patroli untuk Atasi Karhutla 2024

Reporter : kaltengdaily
Editor : Kaltengdaily
Jumat, 15 Maret 2024 15:00WIB
Wagub Kalteng Edy Pratowo hadir dakam Rakorsus Pembahasan Antisipasi dan Penanggulangan Karhutla bersama Menko Polhukam RI, Mendagri, serta Menteri LHK melalui sistem luring dan daring dari Ruang Rapat Wagub, Lantai I Kantor Gubernur, Kamis (14/3/2024)

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo meminta dukungan ke Pemerintah Pusat untuk memperkuat kesiapan menghadapi Karhutla 2024 yang meliputi dukungan Operasi TMC, dukungan Operasi Pemadaman melalui Udara, serta dukungan untuk rencana kebutuhan di  Provinsi Kalteng, seperti 5 Helikopter Water Bombing dan 2 Helikopter Patroli.

Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng H Edy Pratowo mengungkapkan pada Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) Pembahasan Antisipasi dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan bersama Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) melalui sistem luring dan daring, Kamis (14/3/2024).

Kesiapan dan strategi menghadapi Karhutla tahun 2024, selain anggaran, juga dilakukan pemantapan personel dengan potensi 9.784 orang, pembinaan masyarakat sebagai bagian potensi personel penanggulangan Karhutla, serta pemantapan Sarpras dengan penyediaan Sarpras utama Karhutla di tingkat Provinsi, Kabupaten/Kota, KPH, Kecamatan, dan MPA. Pemprov Kalteng terus melaksanakan hibah Sarpras Karhutla ke Pemerintah Kabupaten/Kota dan pemberian Bansos ke masyarakat.

Sedangkan strategi utama yang disiapkan untuk menghadapi Karhutla tahun 2024, yakni mengoptimalkan fungsi Satgas Pengendali Karhutla dan Posko Krisis Karhutla Provinsi Kalteng, aktivasi 75 Posko Dalkarhutla pada 18 KPH dan 35 pos lapangan pada kecamatan prioritas, menetapkan Status Siaga Darurat, aktivasi Posko Penanganan Darurat Bencana Karhutla, serta peningkatan Personel Pemadaman Darat pada Wilayah Prioritas atau Ring Satu.

“Pelaksanaan Operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC), patroli udara, dan water bombing Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan mohon dukungan operasi TMC, Patroli Udara, dan Water Bombing untuk memperkuat dan menjangkau wilayah-wilayah Karhutla yang jauh atau sulit,” harapnya.

Sedangkan dukungan Operasional melalui Dana Siap Pakai (DSP) untuk Operasi Pemadaman Darat, dilakukan personel Korem 102/Panju Panjung, Polda Kalteng, dan Pangkalan TNI AU Iskandar Pangkalan Bun. Sementara, dukungan tambahan peralatan pemadam kebakaran portable dan tempat penampungan air portable (flexible tank) sebanyak 87 set akan didistribusikan ke kecamatan dengan risiko tinggi bencana Karhutla.

“Dengan kesiapan anggaran, personel, dan Sarpras, strategi tepat, serta dukungan dan arahan dari Pemerintah Pusat, kami berkeyakinan bahwa pengendalian Karhutla di wilayah Kalimantan Tengah akan terus membaik,” tandas Wagub. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemprov Segera Launching Logo Resmi Hari Jadi Ke 67 Provinsi Kalteng Tahun 2024

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan segera me-launching logo Hari Jadi Ke-67 Provinsi Kalteng…