Kapolres Kapuas Cek Pos Penyekatan Batas Kalteng-Kalsel

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 20 Februari 2022 13:08WIB
Kapolres Kapuas AKBP Qori Wicaksono meninjau Pos Penyekatan batas Kalteng -Kalsel di Km 12m5 Anjir Kapuas.

Kapolres Kapuas, AKBP Qori Wicaksono melakukan pengecekan pos penyekatan perbatasan Kalteng-Kalsel tepatnya di Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Kapuas Timur Km 12,5 pada Sabtu (19/02/2022).

Kapolres mengatakan dengan adanya gerai vaksin di pos penyekatan, diharapkan dapat meningkatkan percepatan vaksinasi Covid-19, mengingat mobilisasi terbilang tinggi setiap harinya.

“Bentuk gerai-gerai vaksin di tempat-tempat yang terjadi mobilisasi tinggi seperti terminal, pasar, pos penyekatan antar provinsi harapan saya seminggu ke depan kita bisa terus meningkatkan vaksinasi khusus dosis 2 terutama lansia agar virus Omicron bisa kita kendalikan,” katanya.

Menurut Kapolres, sesuai arahan Kapolri, salah satunya, perkembangan kasus Omicron sudah bergeser ke keluar Pulau Jawa, karenanya penting dilakukan percepatan vaksinasi.

“Terus tingkatkan kegiatan vaksinasi seperti juga perintah Presiden untuk terus melakukan akselerasi vaksinasi,” ucapnya.

Di sela Kegiatan, Kapolres Kapuas juga memberikan bingkisan kepada petugas medis dan petugas jaga di pos penyekatan tersebut.

Pemeriksaan Swab

Sementara itu, personel gabungan yang bertugas di Pos Penyekatan perbatasan Kalteng – Kalsel tepatnya di Anjir Km 12,5 Kecamatan Kapuas Timur, Kabupaten Kapuas menjalani pemeriksaan swab antigen pada Rabu, 16 Februari 2022.

Kegiatan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kesehatan para personel gabungan terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP dan Damkar Kapuas, BPBD Kapuas, Dishub, dan tim medis yang melaksanakan pemeriksaan di pos tersebut.

“Hasil pemeriksaan sebanyak 20 orang dinyatakan negatif, dan nihil yang positif,” kata Plt Kepala UPT Puskesmas Pulau Kupang, Yoesthina.

Kapolsek Kapuas Timur, Iptu Eko Sutrisno selaku perwira pengendali menjelaskan, pelaksanakaan pemeriksaan swab antigen tersebut bertujuan mengetahui kondisi kesehatan petugas yang melaksanakan tugas di pos penyekatan kaitannya dengan resiko terpapar covid 19 saat melaksanakan tugas di lapangan.

“Melindungi petugas dari resiko terpapar covid-19 sehingga pelaksanaan tugas bisa berjalan dengan optimal dengan manajemen kesehatang yang baik dan tertib,” kata Iptu Eko Sutrisno. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Klasemen Medali SEA Games 2025 Senin Pagi: Indonesia Jauhi Vietnam

Kontingen Indonesia menutup hari kelima SEA Games 2025 dengan meninggalkan Vietnam pada klasemen medali hingga…