Kapolresta Palangka Raya Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 13 Februari 2024 14:13WIB
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa memasang ban lengan kepada seorang anggota Petugas Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (11/2/2024)

Pemko Palangka Raya menggelar Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pemilu tahun 2024 berlangsung di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (12/2/2024).

Apel dipimpin Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Budi Santosa ini bertujuan untuk mengecek persiapan personel sebelum diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan di TPS se-Kota Palangka Raya.

Pada kesempatan tersebut juga dikukuhkan sebanyak 1.654 petugas ketertiban TPS yakni Satuan Pelindung Masyarakat (Satlinmas) Kelurahan se-Kota Palangka Raya oleh Pj Wali Kota Palangka Raya, Hera Nugrahayu didampingi unsur Forkopimda Kota Palangka Raya.

Dalam amanatnya, Kapolresta menyampaikan bahwa Polri sebagai penanggung jawab dalam negeri berkewajiban untuk mengawal, menjaga dan mengamankan seluruh tahapan penyelenggaraan pemilu tahun 2024.

Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa memeriksa pasukan Petugas Pengamanan Tempat Pemungutan Suara (PAM TPS) di Halaman Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (11/2/2024).

“Pengamanan ini dilakukan melalui manajemen terpadu dan komprehensif, mengerahkan sumber daya yang ada serta memperkokoh kerja sama sinergis dengan penyelenggara Pemilu, TNI, masyarakat, dan mitra keamanan lainnya agar pemilu 2024 dapat berjalan dengan aman, jujur, adil, dan demokratis,” ungkapnya.

Menurutnya pada pelaksanaan pemilu 2024 khususnya pada tahap pemungutan dan penghitungan suara terdapat berbagai potensi kerawanan yang memerlukan perhatian serius untuk diantisipasi sejak dini. Tujuannya agar tidak berkembang menjadi gangguan nyata yang dapat mengganggu dan menghambat jalannya Pemilu tersebut.

“Berbagai potensi kerawanan tersebut dapat terjadi dalam setiap tahapan pemilu berupa pelanggaran tindak pidana termasuk tindak pidana umum yang harus dapat dikelola dan ditangani oleh Polri secara profesional, transparan dan akuntabel,” sebutnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan pada tahap pemungutan suara dan penghitungan suara, Polresta Palangka Raya menerjunkan personel sebanyak 260 orang untuk pengamanan TPS yang dibantu oleh 1.654 Satlinmas, dan juga TNI yang akan mengamankan 827 TPS yang tersebar di lima kecamatan se-Kota Palangka Raya.

Menutup amanatnya, Budi berharap personel Polri yang dilibatkan untuk pengamanan TPS serta seluruh masyarakat dapat bersama-sama mengamankan dan mengawal setiap tahapan pemilu dengan sebaik-baiknya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…