Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng berkolaborasi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia dalam pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 10 yang digelar di SMA Negeri 4 Palangka Raya dan disiarkan secara virtual ke seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Kalteng, Senin (10/11/2025).
Kegiatan edukatif tahunan ini menghadirkan pegawai Kemenkeu sebagai relawan pengajar untuk mengenalkan pengelolaan keuangan negara, APBN, dan pentingnya akuntabilitas publik kepada pelajar di seluruh Indonesia, termasuk Kalteng.
Kepala SMAN 4 Palangka Raya, Sudiro, mengaku bangga menjadi tuan rumah kegiatan berskala besar tersebut.

Siswa mengomentari kegiatan Kemenkeu Mengajar 10
“Ini sebuah kehormatan bagi kami karena pelaksanaannya melibatkan seluruh sekolah se-Kalteng. Kami sudah menyiapkan sarana pendukung dan menyiapkan siswa agar dapat mengikuti kegiatan dengan baik. Mudah-mudahan ke depan bukan hanya dari Kemenkeu, tapi juga dari instansi lain yang bisa berbagi ilmu di dunia pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mendorong para siswa untuk menjadikan kegiatan ini sebagai inspirasi dalam mengejar cita-cita. “Siapa tahu ada anak-anak kita yang kelak bisa masuk STAN. Karena itu, saya tekankan pentingnya menguasai matematika sejak dini,” tambahnya.
Antusiasme siswa terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satu peserta, Christian Harten dari SMAN 4 Palangka Raya, mengaku banyak mendapatkan wawasan baru.
“Kami belajar banyak hal baru tentang keuangan negara, dan penyampaiannya menyenangkan, tidak tegang sama sekali,” ucapnya.


Siswa serius mengikuti Kemenkeu Mengajar10
Hal serupa disampaikan Anggelina Christy O.H., yang menilai para pengajar dari Kemenkeu sangat interaktif. “Kaka-kaka pengajarnya seru dan humble banget. Kami belajar APBN, APBD, dan cara mengelola keuangan. Semoga kegiatan ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat,” tuturnya.
Sementara Jenifer Justin Aprilia, siswa kelas XII, mengaku termotivasi setelah mengenal struktur dan sistem kerja di Kemenkeu. “Saya jadi paham bagaimana sistem di Kemenkeu dan jadi lebih sadar pentingnya menjaga rupiah. Kegiatan ini sangat membuka wawasan kami,” katanya penuh semangat.
Kolaborasi antara Disdik Kalteng dan Kemenkeu ini menjadi salah satu contoh nyata bagaimana inovasi pendidikan dan teknologi mampu menyatukan ribuan siswa dalam satu ruang belajar besar, membangun literasi keuangan nasional sejak dini, langsung dari ruang kelas di Kalimantan Tengah. ***













