KEBAKARAN KOMPLEK PONTON – 30 Bangunan Terbakar 40 KK Kehilangan Tempat Tinggal

Reporter : kaltengdaily
Editor : Kaltengdaily
Senin, 8 April 2024 15:00WIB
Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) kebakaran di Komplek Ponton, Rindang Banua Kota Palangka Raya, Minggu malam.

Kebakaran yang terjadi di Komplek Ponton, Jalan Riau Gang Sayur, Kecamatan Pahandut, Palangka Raya, Minggu (7/4/2024) malam, menyebabkan 30 bangunan ludes terbakar, menyebabkan 40 Kepala Keluarga (KK) dilaporkan kehilangan tempat tinggal. 

Berdasarkan data Posko Lapangan di halaman Terminal Jalan Darmasugondo, tercatat 26 rumah dan 4 bangunan barak ludes terbakar. Sedangkan total 40 KK dengan 134 jiwa kehilangan tempat tinggal. 

Adapun lokasi kebakaran menyebar ke tiga RT yakni;

  • RT 01 RW 27 ada 9 rumah dan 3 barak,
  • RT 3 RW 11 ada 9 rumah,
  • RT 2 RW 11 ada 8 rumah.

Lurah Pahandut Ahmad Reza, melaporkan, kebakaran berdampak pada sekitar 40 Kepala Keluarga dan 134 jiwa dari RT 1 RW 27, RT 2 dan 3 RW 11. 

Sebagian korban kebakaran mengungsi di Posko Pengungsian di sekitar Puskesmas Pahandut, kemudian sebagian mengungsi ke rumah kerabat.

“Dari data ada 24 KK yang mengungsi di posko. Kita bersama BPBD dan Dinsos Palangka Raya kini berupaya memenuhi kebutuhan warga yang terdampak,” ujarnya.

Ketua RT 01 RW 27, Nazarudin, mengatakan kebakaran berawal dari rumah warga bernama H Adri yang saat itu ditinggal pergi dan dalam keadaan terkunci.  “Kami tidak tahu asal api darimana. Saat kejadian rumah ditinggal pergi, dalam keadaan terkunci,” katanya, Senin (8/4/2024). 

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, Gloriana Aden menyebutkan, kebakaran yang terjadi sekitar pukul 18.18 WIB ini diperkirakan menghanguskan sekitar 30 rumah warga yang terbuat dari kayu. Sementara untuk penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil investigasi.

Koordinator Lapangan 112 Kota Palangka Raya, Sucipto mengungkapkan bahwa upaya pemadaman kebakaran cukup terkendala lantaran akses sumber air terbatas. Selain itu, akses jalan yang tidak bisa dilalui mobil damkar juga menghambat proses pemadaman api.

Polresta Palangka Raya kini telah proses penyelidikan terhadap kebakaran, dengan menurunkan Unit Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya di lokasi kejadian. Sejumlah benda diamankan dari lokasi kejadian untuk diteliti lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kebakaran. ***

Lihat berita: BREAKING NEWS – Terjadi Menjelang Berbuka Puasa, Ratusan Rumha di Komplek Ponton Palangka Raya Ludes Terbakar

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

FBIM Kalteng 2024 – Kabupaten Lamandau Juara I Putra, Barito Utara I Putri Lomba Manyipet

Lomba Manyipet pada Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) Tahun 2024 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) untuk…