Masjid Agung Nanga Bulik Jadi Pusat Pembinaan, Pemberdayaan Umat dan Landmark Bernuansa Religius

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 22 Februari 2022 10:26WIB
Bupati Lamandau H Hendra Lesmana melakukan cor beton pertama pembangunan Masjid Agung Nanga Bulik.

Bupati Lamandau Hendra Lesmana hadiri ground breaking pembangunan Masjid Agung di Jalan Trans Kalimantan Kilometer 4 Nanga Bulik, Senin (21/2/2022). 

Hadir Wakil Bupati Lamandau Riko Porwanto, Kajari, Dandim 1017/lmd, perwakilan Polres, Plt Kadis PUPR selaku leading sector pembangunan Masjid, Dandramil Bulik, Polsek Bulik, Kepala OPD, tokoh agama Al Habib Ahmad Hanafi Hariri Bahasyim dari Martapura, tokoh masyarakat serta undangan lainnya.

Ground breaking merupakan seremonial peletakan batu pertama yang menjadi tanda dimulainya pembangunan sebuah proyek yang bertujuan untuk menciptakan kegembiraan dan dukungan terhadap proyek bangunan baru.

Bupati dalam sambutannya mengatakan bahwa keberadaan masjid sangat berperan penting bagi masyarakat muslim di Kabupaten Lamandau, sehingga Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau memandang perlunya merealisasikan pembangunan Masjid Agung Nanga Bulik yang dibangun dengan bersumber dari alokasi anggaran sebesar Rp59.114.826.600,-  meliputi pekerjaan pembangunan Masjid dan biaya manajemen konstruksi oleh konsultan perencanaan pengawasan, dan ditargetkan rampung pada Agustus tahun 2023 mendatang menggunakan sistem Kontrak Tahun Jamak (Multiyears).

“Saya berharap dengan pembangunan masjid ini nantinya dapat menjadi pusat pembinaan dan pemberdayaan umat serta menjadi landmark bernuansa religius bagi umat muslim Kabupaten Lamandau yang kelak dapat menjadi kebanggaan masyarakat,” ucap Bupati.

Seyogyanya pembangunan Masjid Agung ini telah sejalan dengan visi Bupati Kabupaten Lamandau, yaitu “Bergerak Cepat Membangun Kabupaten Lamandau Dalam Rangka Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat menuju Lamandau Juara”, dengan misi “Untuk meningkatkan kualitas kehidupan bermasyarakat yang bermoral, religius, dan aman berdasarkan nilai-nilai kearifan budaya lokal”. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Kongres Dunia SUBUD Ke-16 di Palangka Raya

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) H. Edy Pratowo Hadiri dan Membuka acara Kongres Dunia…