Operasi Yustisi di Katingan Jaring 32 Pelanggar

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Kamis, 17 Februari 2022 21:11WIB
Warga masyarakat yang terjaring Operasi Yustisi memilih sanksi membayar denda.

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Katingan bersama instansi lainnya gelar operasi Yustisi, dengan mengacu pada Peraturan Bupati (Perbup) 53/2020, terkait penertiban protokol kesehatan (prokes) di Kabupaten Katingan, Kamis (17/02/2022), menjaring 32 pelanggar.

Tim yang melaksanakan operasi yustisi berasal dari Polres Katingan dipimpin oleh Kasat Samapta Iptu Bachrul Ilmi, TNI, Kejaksaan Negeri Katingan, Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PKAD), Dinas Kesehatan, Badan Penanggulangan dan Bencana Daerah (BPBD) dan sejumlah instansi terkait lainnya.

Sekretaris Satpol PP Kabupaten Katingan, Budiman Gaol, mengatakan, pelaksanaan operasi yustisi menjaring 32 orang pelanggar yang tidak mentaati ketentuan protokol kesehatan (prokes).

Mereka yang terjaring ada yang dikenakan sanksi berupa menyapu jalan, push up dan ada pula dengan membayar sanksi dengan uang tunai Rp 100 ribu/jiwa. “Tapi, mereka kebanyakan memilih sanksi uang tunai,” ujarnya.

Menurut Budiman Gaol, dilaksanakannya kembali operasi yustisi ini lantaran selama sepekan ini pasien covid di Kabupaten Katingan ini meningkat drastis, hingga mencapai 70 jiwa lebih. Sehingga PPKM di Kabupaten Katingan saat ini sudah naik ke level III. 

Operasi yustisi ini akan dilaksanakan berkelanjutan, di berbagai tempat, di jalan berkeliling (patroli) ke beberapa tempat, khususnya wilayah Kasongan dan sekitarnya.

“Hal ini akan dilakukan siang dan malam. Sehingga, tidak ada satu orang yang tidak mentaati Perbup 53/2020,” katanya. ***

 

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Komitmen Wujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2024

Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Pimpin Apel Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendalian Karhutla Badan…