Pemkab Gumas Sudah Tiga Kali Lakukan Pertemuan dengan PT ALS

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Kamis, 3 Maret 2022 20:57WIB
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong memberikan keterangan.

Belum bangun Kebun Plasma untuk masyarakat, Bupati Gumas Hentikan Operasional PT. ALS, tidak lain hanya untuk hak dan kesejahteraan masyarakat yang tidak dipenuhi oleh perusahaan tersebut. 

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Pemkab Gumas) sudah melakukan beberapa pertemuan bersama PT. Agro Lestari Sentosa (PT ASL), yaitu rapat pertama pada Kamis, 14 November 2019, rapat kedua pada Sabtu, 18 Agustus 2020, dan rapat ketiga pada Rabu, 23 Juni 2021.

Namun dari hasil tiga kali pertemuan tersebut, pihak perusahaan masih belum membangun kebun plasma minimal 20 persen dari kebun inti PT. ASL, sehingga pihaknya mengambil langkah tegas untuk menutup sementara sampai pihak PT ASL membangun kebun plasma untuk masyarakat. 

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong mengemukakan hal tersebut saat memberikan keterangan terkait sikap Pemkab Gunung Mas mengentikan sementara operasional PT ASL, sejak beberapa hari lalu.

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong belum lama ini telah menindak tegas dan menghentikan operasional PT. ALS yang berada di Kecamatan Manuhing, Kabupaten Gumas. Hal itu dikarenakan PT. ALS masih belum berkontribusi membangun kebun plasma untuk masyarakat sekitar.

“PT. ALS masih belum membangun kebun plasma, maka dari itu saya menindak tegas dengan cara hentikan operasional perusahaan sampai mereka membuat kebun plasma,” tegas Jaya Samaya Monong saat memberi keterangan di ruang kerjanya, Rabu (2/3/2022).

Bupati mengatakan, dirinya melakukan tindakan tersebut tidak lain hanya untuk hak dan kesejahteraan masyarakat setempat yang tidak dipenuhi oleh perusahaan tersebut.

Diketahui, PT. ALS mulai melakukan pembangunan perkebunan sawit di Kecamatan Manuhing sejak tahun 2005, namun sampai tahun 2022 pihak perusahaan sama sekali tidak membangun kebun plasma untuk masyarakat.

Bupati meminta agar pemilik perusahaan untuk segera memenuhi kewajiban membangun kebun plasma untuk masyarakat sekitar. “Selama pemilik perusahaan tidak bertemu dengan Pemkab Gumas, maka operasional perusahaan tetap diberhentikan,” tandasnya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemko Palangka Raya – PT PLN (Persero) UIW Kalselteng Tandatangani Kerja Sama

Pemerintah Kota Palangka Raya dan PT. PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…