Pemprov Kalteng Berkomitmen Selaraskan Capaian Opini WT dengan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 29 Maret 2024 14:42WIB
Wagub Edy Pratowo memberikan keterangan pers seusai acara Penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2023 di Aula BPK RI Perwakilan Kalteng, Kamis (28/3/2024)

Proyeksi anggaran pada APBD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2025 diperkirakan semakin besar yang antara lain didorong oleh peningkatan Dana Bagi Hasil (DBH). Dengan peningkatan itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng pun akan fokus untuk merampungkan sejumlah program pembangunan yang tengah dan belum dilaksanakan.

“Nah, itu, kan, keinginannya (Gubernur Sugianto Sabran, red) juga bagaimana dengan program-program mana, sih, yang belum kita laksanakan,” jelas Wakil Gubernur (Wagub) Edy Pratowo, Kamis (28/3/2024).

Hal tersebut disampaikan Wagub menanggapi pernyataan Kepala Perwakilan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalteng M. Ali Asyhar dalam sambutannya pada acara Penyerahan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2023 di Aula BPK RI Perwakilan Kalteng.

Saat menyampaikan sambutan Kepala Perwakilan BPK Provinsi Kalteng M. Ali Asyhar menekankan sejalan dengan Renstra BPK tahun 2020-2024, BPK berharap pencapaian Opini WTP oleh Pemerintah Daerah berjalan seirama dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing.

Mengutip Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Penyelenggaraan Pemerintahan di Daerah Tahun 2024 yang dipimpin Gubernur Sugianto Sabran, Rabu (27/3/2024), Wagub Edy Pratowo mengungkapkan Pemprov Kalteng berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan di 14 kabupaten/kota.

“Memang Kalimantan Tengah, kan, bukan hanya provinsi, tapi 13 kabupaten dan 1 kota. Tadi, berkenaan dengan infrastuktur, pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan misalnya juga, kan, semuanya itu harus menjadi perhatian kita,” ungkap Wagub seusai acara Penyerahan LKPD Tahun Anggaran 2023 kepada BPK RI Perwakilan Kalteng.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) diminta tanggap dan mendukung program pembangunan yang dicanangkan Pemprov di daerahnya.

“Nah, sehingga maunya kalaupun pemerintah ada membangun di satu kabupaten, nah, nanti tidak lanjutnya bagaimana kabupaten untuk bisa mengiringnya. Artinya, jangan sampai nanti program pembangunan dibuat provinsi di kabupaten, itu tidak dimanfaatkan, tidak terhubung,” tegas Wagub Kalteng Edy Pratowo.

Wagub pun berharap pembangunan yang telah berjalan saat ini dapat dilanjutkan dan dituntaskan.

“Pembangunan, kan, terus berlanjut, ya. Keberlanjutannya harus terus dilakukan. Yang sudah dibangun hari ini, sama seperti para pendahulu, the founding father sebelumnya, ini programnya ini, programnya ini terus berlanjut. Jadi, kaya RPJMD, kan, sampai 2026, ini harus kita selesaikan,” katanya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…