Perlu Kesiapan Transisi Pandemi ke Endemi

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Sabtu, 12 Maret 2022 15:09WIB
Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto.

Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Sigit K Yunianto mengatakan, upaya memperkuat bidang kesehatan diberbagai lini kehidupan masyarakat, menjadi penting dalam menghadapi transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi Covid-19.

“Pada saatnya transisi pandemi Covid-19 menjadi endemi Covid-19 akan dihadapi masyarakat,”ungkapnya, Jumat (11/3/2022).

Maka itu sambung legislator PDI Perjuangan ini, upaya memperkuat bidang kesehatan diberbagai lini kehidupan masyarakat harus disiapkan sedari dini.

Sebut saja memperkuat kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes),
memaksimalkan percepatan vaksinasi, serta memperkuat 3T (testing, tracing, treatment), dan kesiapan masyarakat menjalankan teknologi digital.

“Kondisi demikian akan kita hadapi. Terlebih pemerintah dan segenap lapisan masyarakat sudah merasakan lama kondisi pandemi ini, sehingga berpengalaman dalam mengantisipasi dampak yang terjadi,”ujar Sigit.

Lebih lanjut, wacana pandemi menjadi endemi ini sudah mengemuka sejak akhir 2021. Namun begitu, untuk melakukan perubahan itu, pemerintahharus memperhitungkan secara matang dari berbagai sisi.

“Tentunya juga melibatkan pertimbangan dan kajian para pakar dalam mengambil setiap kebijakan, dan penentuan status pandemi dengan melihat perkembangan penularan dan upaya mengantisipasi secara keseluruhan,”demikian Sigit.

Sambut Baik

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Palangka Raya M Hasan Busyairi mengaku menyambut baik kebijakan pemerintah yang tidak mensyaratkan lagi bukti negatif tes antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan di dalam negeri, asalkan sudah divaksin Covid-19 lengkap.

“Namun untuk mengimbangi kebijakan ini tentunya masyarakat harus membekali dirinya dengan sudah melakukan vaksinasi lengkap,” katanya, Jumat (11/3/2022).

Sebaliknya kata dia, dengan kebijakan terbaru tersebut, setidaknya mendorong pemerintah untuk mengejar target capaian untuk menciptakan kekebalan komunal bagi masyarakat.

Sedangkan di sisi lainnya, adanya kebijakan penghapusan syarat tes antigen atau PCR ini akan membuat masyarakat kembali meningkatkan mobilitasnya dalam memulihkan perekonomian secara umum.

“Sejatinya, kebijakan pemerintah tentang penghapusan syarat tes antigen dan PCR bagi calon penumpang darat, udara dan laut ini, jauh sebelumnya sudah menjadi harapan masyarakat,” ujar Hasan.

Adapun kebijakan pemerintah tentang penghapusan syarat tes antigen dan PCR bagi perjalanan domestik ini, tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Covid-19 Nomor 11 Tahun 2022 tentang ketentuan perjalanan orang dalam negeri pada masa pandemi Covid-19 yang ditetapkan pada 8 Maret 2022. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…