Pertunjukan Aruh Healing Nature For Future Bangkitkan Kebudayaan Kalteng

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 11 Januari 2023 14:01WIB
Pertunjukan Aruh Healing Nature for Nature

Pertunjukan Karya Kreatif Inovatif “Aruh Healing Nature For Future”, digelar di Teater Terbuka UPT Taman Budaya Kalteng, Selasa (10/1/2023). 

Abib Habibi Igal penggagas pertunjukan karya kreatif “Aruh Healing Nature For Future”  mengungkapkan, di tengah laju zaman yang maju teknologi saat ini, kita harus pandai memilah sumber informasi, mana yang hoax dan yang fakta.

“Begitu juga kesenian dalam pertunjukan ini bisa menjadi satu tuntunan informasi yang bisa kita tarik nilai-nilainya untuk hidup kita yang lebih baik,” imbuhnya. 

Aruh adalah sebuah ritual yang terdapat nilai-nilai gotong royong di dalamnya. “Nature tidak hanya sebatas hutan, tanah, laut, sungai, air dan lainnya, tetapi nature adalah alat tubuh kita sendiri sebagai manusia yang kadang kita lupakan. Ketika kita ingin mengobati alam, kita harus sembuh terlebih dahulu.

Aruh Healing Nature For Future ini mencerminkan bagaimana kita hari ini dan melihat posisi tubuh kita hari ini terhadap apapun, baik tradisi, politik, sosial, kebudayaan dan pendidikan,” pungkasnya.

Staf Ahli (Sahli) Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko yang menghadiri pertunjukan mengapresiasi kegiatan tersebut dan berharap agar kegiatan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kalteng.

“Melalui karya seni ini semoga bisa membuat kita semua sadar akan kelestarian baik itu kelestarian alam maupun kelestarian seni budaya, sebagaimana yang ada dalam event ini,” ucapnya. 

Yuas Elko menyampaikan Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. “Mudah-mudahan objek pada event ini memberikan kita pengetahuan dan nilai-nilai positif, khususnya kepada generasi muda agar bisa mencintai kebudayaannya. Mari kita lestarikan kebudayaan-kebudayaan kita, sebagaimana UU No. 5 tahun 2017 tentang kemajuan kebudayaan, yang memberikan keleluasan setiap warga negara untuk memajukan kebudayaan di daerahnya masing-masing,” jelasnya. 

Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XIII Kalselteng Hadi S.S menyampaikan budaya maratus sebenarnya sudah berkembang di Kalimantan khususnya masyarakat Dayak yang diwujudkan dalam bentuk tari kontemporer maupun hasil karya seni-seni lainnya.

“Mudah-mudahan tidak hanya Aruh ini saja yang bisa terlaksana, tetapi akan ada event festival lain yang memang dikelola dan dibangkitkan oleh teman-teman kesenian atau budayawan yang ada di Kalimantan dan Indonesia,” katanya. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur: Karnaval Budaya untuk Promosi Wisata dan Tumbuhkan Ekonomi Kreatif di Kalteng

Kalimantan Tengah menggelar Karnaval Festival Budaya Isen Mulang. Perhelatan akbar ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa…