Selama Ramadan, Pemko Palangka Raya Perketat Pengawasan Peredaran Bahan Pokok

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 7 April 2023 12:54WIB
Tim melakukan pengawasan peredaran bahan pokok di pasar Kota Palangka Raya

Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP), perketat pengawasan peredaran bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri 1444 Hijriah.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya melalui Kepala Bidang Perdagangan Hadriansyah mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan ke pasar-pasar sebagai upaya antisipasi kelangkaan pasokan bahan pokok selama Ramadan.

“Kami juga terus melakukan koordinasi dengan pihak Bulog dan para distributor, agen serta pedagang untuk mengantisipasi kelangkaan bahan pokok ini,” ucap Hadriansyah, Rabu (5/4/2023).

Dikatakan Adau sapaan Hadriansyah, selain untuk memastikan ketersediaan stok maupun kelancaran distribusi bahan pokok, juga bertujuan unuk mengendalikan harga dan mencegah inflasi pada Ramadan hingga menjelang Idulfitri nanti.

“Hingga saat ini kami belum menemukan adanya pelanggaran maupun kecurangan yang berakibat terjadinya lonjakan harga bahan pokok. Terkait adanya kenaikan harga beberapa barang, itu dikarenakan tingginya permintaan. Hal itu masih dalam kewajaran,” jelas Adau.

Sementara itu, harga sejumlah bahan pokok mengalami penurunan. Cabai rawit di pasaran mengalami penurunan harga dari Rp70 ribu menjadi Rp55 ribu per kg, cabai merah keriting turun dari Rp60 ribu menjadi 50 ribu per kilogram. Kemudian harga ayam potong turun dari Rp35 ribu menjadi Rp28 ribu per kg. Sedangkan untuk harga beras relatif stabil.

Disampaikan sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kota setempat menyiapkan dan mengoptimalkan langkah pengendalian inflasi selama Ramadan hingga Idulfitri mendatang.

“Saya minta TPID Kota Palangka Raya mempersiapkan segala upaya pengendalian inflasi, termasuk antisipasi ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Upaya ini kita harapkan dapat berkelanjutan untuk jangka panjang sehingga pemerintah siap menghadapi gejolak yang berdampak pada ketahanan ekonomi,“ ucap Fairid. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…