Sugianto Sabran : Harus Bersinergi Membangun Ketahanan Pangan di Kalteng

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 27 Desember 2022 13:56WIB
Gubernur Kalteng panen perdana cabai

Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran melakukan panen perdana bawang merah dan cabai yang berlokasi di Jalan Cilik Riwut KM. 38 Palangka Raya, Selasa (27/12/2022).

Gubernur Sugianto mengatakan cabai merupakan salah satu bahan pokok yang mengalami inflasi di Kalteng dan mengalami kenaikan harga di bulan Desember ini.

“Mudah-mudahan dengan panen perdana ini masyarakat bisa menyadari bahwa pentingnya tanaman pangan ini sebagai upaya jangka pendek menghadapi inflasi, kita harapkan setiap rumah ada satu dua pohon cabai yang ditanam,” ucapnya.

Gubernur berharap Ketua TP PKK Prov. Kalteng bisa menggandeng para Ibu Persit, Ibu Bhayangkari, dan Ibu Adhyaksa untuk bersama-sama bergerak menanam tanaman pangan. “Ada 50 hektar di sini, saya minta Kepala Dinas terkait bisa menggarap sampai selesai,” harapnya.

Gubernur menambahkan nantinya pihaknya akan mengajak para insinyur pertanian yang ada di universitas-universitas Palangka Raya serta SMK yang ada di Kalteng untuk ikut bergabung dalam menanam tanaman pangan ini.

“Harapannya kita bisa bersinergi dan berkolaborasi dengan TNI POLRI untuk membangun ketahanan pangan di Kalimantan Tengah,” ungkapnya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Prov. Kalteng Hj. Sunarti ketika diwawancarai menyampaikan hasil pertanaman ini diharapkan bisa menekan angka inflasi yang terjadi di Kalteng.

“Apalagi saat ini kita masih dalam kondisi natal dan tahun baru (nataru) dimana harga-harga di pasar kurang stabil, setidaknya kita bisa membantu untuk kestabilan dan ketersediaan bahan pangan khususnya cabai di pasar,” jelasnya.

Sunarti menyatakan, luasan lahan yang tersedia untuk tanaman pangan ini kurang lebih 50 hektar. “Namun yang baru dibuka baru delapan hektar, yang sudah ditanami cabai sebanyak 2,5 hektar dan yang sudah ditanami bawang merah 1,5 hektar,” sebutnya.

Sunarti juga menjelaskan, selain bawang merah dan cabai, pihaknya juga telah menanam jagung untuk mengalihkan serangga agar tidak menyerang tanaman cabai yang ada. “Untuk sisa lahan lainnya, Gubernur sudah mengajak kaum milenial untuk ikut berpartisipasi dalam pertanaman ini, lahan sudah disediakan dan bibit akan kami bantu, tinggal para milenial yang mengolah tanahnya dan merawat tanamannya,” pungkasnya. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…