Tak Terima Permintaan Cerai, Suami Aniaya Istri

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 26 Juni 2022 16:31WIB
Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono memberikan keterangan terkait penganiayaan isteri yang dilakukan sang suami.

Tidak terima dengan permintaan cerai dari istrinya, seorang suami berinitial B marah dan kalap dan menganiaya istrinya itu dengan memukul istrinya hingga terjatuh.

Menurut Kapolres Kotawaringin Barat AKBP Bayu Wicaksono didampingi Kasatreskrim AKP Rendra Aditia Dani, kejadian penganiayaan tersebut terjadi di jalan Ahmad Yani depan Puskesmas SP2 Bumiharjo, Kecamatan Kumai Kabupaten Kotawaringin Barat.

Menurut Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono, korban sudah pisah rumah atau pisah ranjang dengan tersangka sudah selama 7 bulan. Saat itu pada, Selasa (14/6/2022) pukul 19.30 WIB korban pulang dari kantor.

Korban merasa ada yang mengikuti dari belakang, nah tepat di depan Puskesmas Bumiharjo korban diberhentikan oleh tersangka, kemudian terjadilah cekcok mulut antara korban dan tersangka.

‘’Tersangka tidak terima korban mengajukan kisah atau cerai, kemudian tersangka berusaha mengambil kunci motor dan HP milik korban dan berhasil, setelah itu korban dipukul di bagian lengan dan tangan setelah dipukul korban terjatuh di jalan setelah itu,’’ kata AKBP Bayu Wicaksono dalam pres rilisnya, Jumat (24/6/2022).

Korban berusaha mengambil handphone miliknya dan akhirnya berhasil mengambil handphone tersebut setelah itu korban langsung menghubungi istri atasan di kantornya, dan tidak lama tersebut datang bersama suami yang mana atasan korban tersebut.

Lalu mereka langsung menolong korban dan berusaha melerai pertengkaran dan perkelahian, atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar di sebelah kiri, dan tangan sebelah kiri.

Setelah kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Polres Kobar dan kami langsung bertindak cepat untuk mengamankan dan menangkap tersangka, kata AKBP Bayu Wicaksono.

Tersangka dijerat dengan pasal 44 ayat 1 undang-undang RI nomor 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam rumah tangga, tersangka diancam hukuman penjara 5 tahun. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Logo HUT Ke 67 Provinsi Kalteng 2024 Diluncurkan

Logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Kalteng, diluncurkan dilakukan secara resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub)…