13.885 Pegawai Kemenkeu Belum Lapor Harta Kekayaan 2022

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 24 Februari 2023 15:21WIB
Kementerian Keuangan RI

Pejabat dan pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebanyak 13.885 orang (43,13%) belum melaporkan harta kekayaan 2022 ke KPK.

Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, Jumat (24/2/2023), total terdapat 32.191 pejabat atau pegawai Kemenkeu yang wajib lapor harta kekayaannya. Sampai hari ini baru 56,87% atau 18.306 orang yang sudah lapor.

Setiap tahunnya pejabat wajib mengirimkan Laporan Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Hal ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan korupsi yang melibatkan peran serta masyarakat.

Juru Bicara Kemenkeu Yustinus Prastowo mengatakan batas waktu pelaporan LHKPN sampai 31 Maret 2023. Pihaknya mengaku terus mengimbau pegawainya agar lebih awal dan patuh untuk menyampaikan.

“Untuk meningkatkan ketertiban kepatuhan pegawai, Kemenkeu mengimbau pegawai untuk melaporkan lebih awal sebelum 28 Februari 2023. Inspektorat Jenderal bekerja sama dengan Biro SDM dan UKI (Unit Kepatuhan Internal) melakukan edukasi dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kepatuhan pelaporan harta kekayaan,” kata Yustinus.

Seperti diketahui, Kemenkeu sedang jadi sorotan karena anak dari salah satu pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjadi tersangka penganiayaan terhadap anak dari pengurus pusat GP Ansor.

Tersangka penganiayaan bernama Mario Dandy Satrio sering pamer harta di sosial media seputar mobil dan motor mewah mulai dari Rubicon hingga Harley Davidson. Dia adalah anak pegawai DJP bernama Rafael Alun Trisambodo yang merupakan pejabat eselon III (Kepala Bagian Umum di Kanwil Jakarta Selatan II).

Mobil Rubicon yang dipakai Mario Dandy Satrio untuk jemput korban diketahui belum bayar pajak. Mobil mewah itu juga tidak masuk dalam LHKPN Rafael Alun Trisambodo sebagai orang tuanya.

Dikutip dari laman LHKPN, harta milik Rafael Alun Trisambodo tercatat Rp 56.104.350.289 yang terdiri dari 11 tanah dan bangunan, alat transportasi dan alat bergerak lainnya. Transportasi yang didaftarkan hanya Toyota Camry 2008 dan Toyota Kijang keluaran 2018 dengan total senilai Rp 425 juta. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…