Lembaga Perempuan Dayak menggelar Lokakarya yang menampilkan Bazar beragam produk ekonomi kreatif karya perempuan Dayak, di Aula Museum Balanga, Jalan Cilik Riwut Km 2,5 Palangka Raya, Kamis (27/11/2025).
Kegiatan diikuti peserta dari berbagai organisasi perempuan, akademisi, dan komunitas masyarakat. Bazar ini menampilkan kerajinan manik-manik, anyaman tradisional, tenun khas Dayak, hingga berbagai produk olahan pangan dari bahan lokal lahan gambut. Produk-produk tersebut menjadi daya tarik utama dan membuka ruang pemasaran yang lebih luas bagi pelaku UMKM perempuan.
Ketua Panitia, Tri Margini menjelaskan bahwa bazar bukan hanya ajang pameran, tetapi menjadi bagian penting dari pemberdayaan ekonomi kreatif keluarga.
“Bazar ini memberi ruang bagi perempuan untuk menunjukkan kreativitasnya sekaligus memperluas pasar produk-produk lokal. Di sinilah karya budaya dapat bertemu langsung dengan kebutuhan masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, selain kerajinan dan produk olahan, pengunjung juga dapat menemukan bibit tanaman seperti pisang kepok kultur jaringan, bibit jeruk, jambu kristal, hingga berbagai hasil produksi pertanian warga Palangka Raya.
“Kami berharap kegiatan ini mampu mendorong perempuan Dayak semakin percaya diri dalam mengembangkan usaha kreatif yang bernilai ekonomi dan berdaya saing,” katanya. ***

















