Harga LPG 12 Kg Naik, di Agen Jadi Rp 187.000/Tabung

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 27 Februari 2022 14:50WIB
Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg naik lagi.

Mulai Minggu (27/2/2022), LPG nonsubsidi berlaku harga baru. PT Pertamina (Persero) melalui Sub Holding Commercial & Trading, PT Pertamina Patra Niaga telah menaikkan harga LPG nonsubsidi menjadi Rp 15.500 per kg.

Pertanyaannya jadi berapakah harga LPG 12 kg di tingkat agen?

Melansir laman resmi Pertamina, Minggu (27/2/2022), terdapat daftar harga jual LPG non subsidi terbaru di tingkat agen per 27 Februari 2022.

Untuk wilayah pulau Jawa seperti :

  • Banten, Jakarta, Jabar, Jateng, Jatim hingga NTB harga LPG 12 kg mencapai Rp 187.000 sedangkan untuk Bright Gas 5,5 kg Rp 88.000.

Untuk wilayah pulau Sumatera seperti :

  • Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumsel, Bengkulu hingga Lampung harga LPG 12 kg sebesar Rp 189.000, sedangkan Bright Gas 5,5 kg Rp 91.000.
  • Sementara Bangka Belitung LPG 12 kg Rp 197.000 dan 5,5 kg seharga Rp 94.000.

Lalu untuk wilayah :

  • Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur harga LPG 12 kg Rp 197.000, Bright Gas 5,5 kg Rp 94.000.
  • Untuk Kalimantan Utara untuk LPG 12 kg Rp 223.000 dan Bright Gas 5,5 kg Rp 104.000.

Untuk wilayah :

  • Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah LPG 12 kg Rp 189.000 dan untuk Bright Gas 5,5 kg Rp 91.000.
  • Untuk Gorontalo, Sulawesi Utara dan Sulawesi Tenggara LPG 12 kg Rp 197.000 dan Bright Gas 5,5 kg Rp 94.000.
  • Sementara untuk di Maluku harga LPG 12 kg Rp 243.000 dan Bright Gas 5,5 kg Rp 114.000.

Sebelumnya, Pjs. Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, SH C&T PT Pertamina (Persero) Irto Ginting menjelaskan bahwa penyesuaian ini dilakukan mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas.

“Tercatat, harga Contract Price Aramco (CPA) mencapai 775 USD/metrik ton, naik sekitar 21% dari harga rata-rata CPA sepanjang tahun 2021,” jelas Irto dalam keterangan resminya, Minggu (27/2/2022).

Dia menjelaskan penyesuaian harga ini telah mempertimbangkan kondisi serta kemampuan pasar LPG non subsidi, selain itu harga ini masih paling kompetitif dibandingkan berbagai negara di ASEAN.

Sementara untuk LPG subsidi 3 Kg, Irto menyatakan tidak ada perubahan harga yang berlaku. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…