Kebutuhan Uang Selama Ramadan Sudah Mencapai Rp2,4 Triliun

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Kamis, 14 April 2022 18:12WIB

Belanja masyarakat Provinsi Kalimantan Tengah selama Ramadan dan Idul Fitri 1443 H diproyeksi akan meningkat dari tahun lalu.

Meningkatnya belanja masyarakat ini pun harus diantisipasi oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Kalimantan Tengah dalam menyediakan uang kuartal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimatan Tengah, Yura Djalins mengatakan meningkatnya daya beli masyarakat bisa diketahui melalui jumlah uang yang ditarik dari perbankan.

“Berdasarkan data proyeksi penarikan uang yang kami himpun melalui perbankan kebutuhan uang selama Ramadan sudah mencapai Rp 2,4 triliun,” sebut Yura, Rabu (13/4/2022).

Yura menuturkan jumlah ini meningkat dari realisasi tahun sebelumnya yang menyentuh angka Rp 2,1 triliun. Secara total untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama Ramadan tahun ini BI Kalteng sudah menyiapkan uang Rp 3,3 triliun.

“Uang sebanyak itu kita siapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui perbankan yang dilakukan melalui penarikan di loket/mesin ATM/CRM maupun melalui penukaran di loket teller,” tandasnya.

Meningkat

Dibagian lain dikemukakan, pertumbuhan ekonomi di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah, utamanya Kota Palangka Raya diperkirakan akan meningkat pada April-Mei 2022.

Prediksi ini menyusul diterapkannya cuti bersama dan keluarnya aturan pemerintah yang tahun ini dibolehkan untuk mudik saat hari raya Idul Fitri 1443 H.

Dari sisi ekonomi, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalteng, Yura Djalins menilai penerapan kebijakan cuti bersama dan mudik lebaran akan mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi konsumsi masyarakat.

“Seiring dengan peningkatan aktivitas masyarakat, secara historis permintaan penarikan uang oleh perbankan dari BI akan meningkat menjelang Ramadan dan Idul Fitri,” sebut Yura.

BI Kalteng mencatat jumlah outflow pada Maret 2022 sebesar Rp1.022,2 miliar atau meningkat 63,88 persen dibandingkan Februari 2022 yang hanya Rp 623,8 miliar.

Kemudian April 2022 ini jumlah outflow diprakirakan kembali meningkat seiring diterapkannya kebijakan pemerintah terkait kewajiban pembayaran tunjangan hari raya (THR) yang wajib dibayarkan paling lambat 7 hari sebelum lebaran. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Melalui Inisiatif Telkomsel Jaga Bumi, Dukung Aksi Nyata Keberlanjutan Penanaman Pohon Mangrove di Desa Keraya Pangkalan Bun  

Telkomsel terus mengambil peran terdepan dalam mengurangi dampak perubahan iklim melalui inisiatif CSR Telkomsel Jaga…