Pedagang; QRIS Memberi Kemudahan Dalam Bertransaksi

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 8 Juni 2022 10:57WIB
Pedagang di Pasar Kahayan, Palangka Raya.

– 31 Pedagang di Pasar Kahayan telah SIAP QRIS

Sebanyak 31 pedagang di Pasar Kahayan Kota Palangka Raya telah SIAP (Sehat, Inovatif dan Aman Pakai) Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

QRIS sadalah standar QR Code untuk sistem pembayaran di Indonesia yang dikembangkan oleh Bank Indonesia agar proses transaksi dapat lebih mudah, cepat, dan aman.

Jubaidah salah seorang pedagang di Pasar Kahayan mengaku dengan adanya program QRIS dari BI ini sangat memberikan kemudahan terutama dalam hal bertransaksi.

“Program transaksi menggunakan layanan QRIS dari BI ini sangat memberikan kemudahan, karena proses transaksinya cepat, dan sangat aman,” ujarnya, Rabu (8/6/2022).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan tengah, Yura A Djalins menyebutkan dalam memberikan kemudahan kenyamanan, efisiensi dan keamanan untuk masyarakat dalam hal bertransaksi pihaknya akan memperluas QRIS itu sendiri.

“Bersama dinas terkait kami telah melakukan sosialisasi QRIS di pasar Kahayan ini dengan total ada 31 pedagang yang telah SIAP QRIS. Kami juga akan memperluas layanan QRIS ini di pasar-pasar ataupun di pusat perbelanjaan di kota Palangka Raya,” ujar Yura.

Menurut Yura dengan hadirnya QRIS pada transaksi retail juga dapat menekan angka penyebaran Covid-19 itu sendiri.

“Pasar atau pusat perbelanjaan merupakan tempat yang rentan terjadinya penyebaran Covid-19 itu sendiri. Oleh sebab itu, QRIS tidak hanya hadir untuk memberikan kenyamanan dan efisiensi bagi masyarakat dalam bertransaksi tetapi juga hadir untuk menekan penyebaran Covid-19 itu sendiri,” katanya.

Sementara Sekda Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu mengajak Bank Indonesia (BI) untuk memperluas jangkauan layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) terutama di pasar tradisional.

“Sekarang ada 31 pedagang di Pasar Kahayan yang telah Siap QRIS dan kita berharap BI bisa memperluas lagi menjangkau pusat perbelanjaan hingga yang utama pasar tradisional,” katanya saat menghadiri peresmian Mall Siap QRIS Pasar Kahayan, Senin (6/6/2022).

Pemerintah daerah mendukung program dari BI ini karena untuk pemakaian QRIS ini sendiri sangat memberi kemudahan bagi masyarakat yang hendak berbelanja karena sangat mudah, tinggal scan dan klik lalu bayar.

Menurutnya, sistem pembayaran non tunai akan memberikan manfaat seperti bergeraknya nilai pendapatan asli daerah (PAD) tanpa ada kebocoran, hingga bergeraknya roda perekonomian masyarakat terutama pelaku UMKM.

“Dengan sistem digital, maka selain transparansi, jejak keuangan akan terjamin dan bisa menjauhkan dari kebocoran, karena semua tercatat secara elektronik,” jelasnya.

Metode pembayaran dengan QR code kini memang menjadi kian populer dan terakselerasi semenjak pandemi berlangsung. Per 1 Januari 2020, implementasi QRIS sebagai standar kode QR nasional pun secara resmi diinstruksikan oleh Bank Indonesia (BI) sebagai regulator.

“Hal ini berdampak positif bagi masyarakat dalam ketersediaan alternatif pembayaran yang cepat, mudah, murah, aman, dan handal,” tutup Hera. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Bank Kalteng Muara Teweh Serahkan 9 Sapi Kurban ke Pemkab Barito Utara

Penjabat (Pj) Bupati Barito Utara Drs. Muhlis menerima  9 ekor sapi hewan kurban dari PT…