Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Pertama di Kalteng, Diresmikan

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 7 Agustus 2022 06:47WIB
Staf Ahli Gubernur Kalteng Herson B Aden melakukan pengisian pertama di SPKLU Palangka Raya.

Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) pertama di Kalteng dan Electric Vehicle (EV) Community ELECTRA, di Kantor PT. PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palangka Raya, diresmikan oleh Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Herson B. Aden, Jumat (5/8/2022).

Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Unit Induk Wilayah Kalselteng Samuji menjelaskan, PLN selalu berupaya untuk mempercepat dalam pembangunan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satu dukungannya dengan memperbanyak fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di beberapa wilayah.

“SPKLU pertama di Kalteng ini hadir dengan menawarkan fitur teknologi Fast Charging 50 KW. Menyandang nama fast charging, SPKLU ini dapat mengisi daya mobil Listrik dari baterai 20% sampai 100% hanya dalam waktu 45 Menit,” ujarnya.

“Tak hanya itu, SPKLU ini juga dilengkapi dengan fitur Simultan Charger sehingga dapat mengisi 2 unit kendaraan secara bersamaan. Lewat fitur ini, maka distribusi beban listrik dialirkan secara dinamis ke kedua mobil yang sedang diisi dayanya,” tambahnya.

Kemudian, PLN telah menyiapkan fitur Charge.in di aplikasi PLN Mobile sebagai alat monitoring dan pembayaran elektronik untuk Charging Station SPKLU. Bahkan untuk memanjakan pengguna kendaraan listrik, PLN telah menyiapkan fasilitas Home Charging dengan memberikan diskon 30% untuk pengisian Kendaraan Listrik di rumah dari pukul 22.00 – 05.00 WIB

Menurut Samuji, peresmian SPKLU ini merupakan langkah untuk mendukung Kendaraan Listrik sebagai salah satu instrumen promosi dan branding transportasi ramah lingkungan yang akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kemajuan Kendaraan Listrik berbasis baterai terutama di Kalteng, khususnya di Palangka Raya dan sekitarnya.

“Terlebih lagi di bulan Agustus ini akan diselenggarakan event internasional yang melibatkan 32 negara peserta yaitu UCI MTB World Eliminator, dengan beroperasinya SPKLU ini sekaligus sebagai showcase bahwa Indonesia telah siap membangun ekosistem kendaraan listrik,” pungkas Samuji.

Pada kesempatan tersebut, Herson B. Aden yang mewakili Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan, kebanggaan bagi kita semua bahwa PLN Palangka Raya telah diberi kesempatan untuk memiliki SPKLU yang berkapasitas 50 KW.

“Ini merupakan langkah awal di Palangka Raya, nantinya mungkin akan ada di Sampit, Kapuas, hingga Pulang Pisau. Sehingga nanti dalam perjalanan kita dari Palangka Raya ke Banjarmasin, atau Palangka Raya-Sampit, Sampit-Pangkalan Bun itu kita sudah bisa menggunakan kendaraan listrik,” tutur Herson.

Selanjutnya, Herson B. Aden juga mengungkapkan Gubernur Kalteng Sugianto Sabran menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN Kalselteng yang telah memberi kesempatan pada Kota Palangka Raya sebagai pionir pertama SPKLU.

“Hal ini merupakan suatu program yang akan kami pertimbangkan untuk program anggaran tahun 2023/2024, yaitu untuk melakukan penggantian atau pembelian mobil-mobil listrik di lingkup Prov. Kalteng,” ungkapnya.

“Ini juga menjadi tantangan bagi kita semua, khususnya masyarakat Kota Palangka Raya untuk beralih ke mobil listrik, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka menyukseskan Presidensi G20 yakni kita mengarah pada penggunaan energi ramah lingkungan,” tutup Herson. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Bawaslu Kalteng Tak Temukan Bukti AGI-SAJA Lakukan Pelanggaran

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng), Satriadi mengatakan, pihaknya tidak menemukan bukti…