Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen kuat memperkenalkan budaya Kalimantan Tengah yang beragam dan unik ke kancah nasional dan internasional.
JF3 Fashion Festival 2024 mengandeng perancang busana kenamaan Indonesia, Danny Satriadi dengan bertemakan eclectic artisty atau percampuran budaya.
Acara JF3 berlangsung tanggal 25 -28 Juli 2024 menampilkan pagelaran busana dari beberapa desainer ternama Indonesia, di antaranya Danny Satriadi dan Hartono Gan.
“Keunikan Kalimantan Tengah, terkenal dengan keunikan alam, budaya, dan kekayaan alamnya,” kata Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran di Gafoy Summarecon Mall Kelapa Gading pada Jumat (26/7/2024).
Acara JF3 merupakan media untuk produk kalteng go internasional karena ada desainer dari Paris hadir dalam event kali ini.
Ketua TP PKK Kalteng Ivo Sugianto Sabran dan Danny Satriadi
Ivo yang juga Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kalteng mengungkapkan betapa cantiknya Wastra Kalteng (Benang Bintik).
“Sebenarnya motif diambil dari motif rotan dan ada beberapa nama dari motif seperti Batang Garing (Pohon Kehidupan), Kalakai, Burung Tingang. Kesulitannya pattern ada yang tidak bisa ditaruh bawah,” ungkapnya.
Perempuan yang menyandang gelar Master of Arts dari Universitas Gadjah Mada ini menambahkan, di Kalteng ada 164 ribu UMKM. Dan, 80% dikelola perempuan. Pembinaan UMKM di Kalteng telah melalui proses panjang salah satunya bekerja sama dengan Danny Satriadi untuk memberi insight bagaimana produk UMK lebih berkualitas.
“Gubernur Sugianto Sabran juga menunjukkan kepedulian terhadap UMKM melalui pembinaan dan stimulan dana,” tandasnya.
“Kalimantan Tengah memiliki kekayaan budaya dan tradisi yang luar biasa, yang tercermin dalam motif dan kain khas seperti tenun dan batik Dayak. Selain tenun dan batik dayak, juga aksesoris serta anyaman rotan motif Dayak,” kata Ketua TP PKK Kalimantan Tengah Ivo Sugianto Sabran dalam sambutannya di event tersebut.
Peragaan busana karya Danny Satriadi
“Saya bangga dan terhormat bisa menyampaikan sambutan. Fashion merupakan ekspresi budaya yang penting, kita bisa melihat desainer menampilkan karya terbaiknya, salah satunya mewakili Kalteng,” ungkapnya.
“Saya ingin memperkenalkan Kalteng, punya potenai wisata, budaya dan tradisi yang luar biasa. Malam ini Wastra Kalteng atau Benang Bintik memiliki corak yang colorful, cantik dan unik,” tuturnya.
Dalam gelaran tersebut juga ditampilkan handycraft dari Rotan Purun yang dikreasikan menjadi produk fashion yang unik dan memiliki nilai yang tinggi.
Sementara Danny Satriadi mengaku terpukau dengan keindahan alam dan keunikan budaya Kalteng yang memberi insight baru. Wastra Kalteng kaya akan warna dan berani.
Pj Bupati dan para isteri Pj Bupati yang hadir pada JF3 Fashion Festival 2024
“Tahun ini saya merasa sangat terhormat bekerja sama dengan Ibu (Ivo Sugianto Sabran, red) dan Provinsi Kalimantan Tengah mengolah anyaman yang dibuat dengan sangat hati-hati dan ketelitian. Saya terjemahkan menjadi karya saya yang mudah mudahan bisa menerobos dunia internasional,” tuturnya.
Sementara itu, salah satu artis ibukota dan juga model top Indonesia Patricia Gouw memberi pujian pada acara tersebut.
“Danny Satriadi love banget, setiap individu desainnya amat sangat berbeda. Apalagi lima yang terakhir itu hasil dari rotan, aduh keren banget,” ujarnya.
Nampak hadir Pj Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani, Pj Bupati Lamandau Lilis Suryani, Pj Wali Kota Palangka Raya Hera Nugrahayu, para istri Pj Bupati, Kepala Instansi Vertikal dan Kepala Perangkat Daerah Lingkup Prov Kalteng, para Desainer, serta masyarakat Kota Jakarta. ***