Netralisir Kolesterol Pasca Makan Sate Kambing Pakai Timun, Mempan Nggak Sih?

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 17 Mei 2023 10:26WIB
Sate kambing

Sate kambing merupakan olahan daging kambing favorit masyarakat Indonesia. Namun tak jarang, mereka dihantui dengan ancaman kolesterol tinggi seusai mengonsumsi sate kambing.

Guna mengurangi ‘rasa bersalah’, beberapa di antaranya mengonsumsi timun dengan tujuan agar untuk menurunkan kadar kolesterol yang sudah masuk ke dalam tubuh. Spesialis gizi klinik dr Putri Sakti, MGz,SpGK, AIFO-K, CBBF, menuturkan timun memiliki zat pangan yang dapat mengontrol kadar lemak darah tetapi tidak serta merta dapat menurunkan kadar kolesterol.

“Tapi ingat, beda dengan mengobati. Kita minum obat hipertensi, terus turun saat itu juga,” kata dr Putri.

“Nah kalau timun ini sama seperti suplemen, dia bertahap. Jadi nggak bisa makan sate terus makan timun saat itu juga buat nurunin (kolesterol),” lanjutnya.

 Timun juga kaya akan serat yang dapat menyerap kadar kolesterol dalam darah. Akan tetapi, mengonsumsi timun tidak menjamin bahwa kadar kolesterol sudah benar-benar terkontrol.

“Jadi tidak bisa jadi patokan ‘kalau makan timun sudah pasti kolesterol saya terkontrol, sudah pasti tekanan darah saya turun’, nggak juga,” kata dr Putri.

Dalam kesempatan terpisah, spesialis gizi klinik dr Juwalita Surapsari, MGz, SpGK, menjelaskan pada dasarnya,makan timun boleh-boleh saja dicoba untuk menurunkan kadar kolesterol sebagaimana yang dipercaya banyak orang.

Di samping itu, ia mengingatkan risiko kolesterol tinggi tetap ada apabila konsumsi timun masih dibarengi pola makan yang tidak sehat. Misalnya, sering mengonsumsi makanan yang tinggi lemak.

“Kalau hanya makan timun saja tetapi makanan yang tinggi (kolesterol) tadi tetap dikonsumsi, kayaknya nggak akan banyak efek,” jelas dr Juwalita beberapa waktu lalu.

dr Putri membeberkan cara terbaik untuk menikmati sate kambing tanpa takut dibayang-bayangi meningkatnya kadar kolesterol. Salah satunya yaitu mengubah cara menikmati sate kambing tersebut.

“Kalau pengen makan sate, bumbunya jangan banyak-banyak deh, jadi kita masih bisa nikmatin. Porsinya nggak berlebihan, terus kalo yang ada lemak-lemaknya, harus dihilangin,” pungkas dr Putri. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Bawaslu Kalteng Tak Temukan Bukti AGI-SAJA Lakukan Pelanggaran

Ketua Badan Pengawas Pemilu Provinsi Kalimantan Tengah (Bawaslu Kalteng), Satriadi mengatakan, pihaknya tidak menemukan bukti…