118 Orang Pemudik Tiba di Pelabuhan Bahaur

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 8 Mei 2022 05:38WIB
Pemudik tiba melalui Pelabuhan Bahaur, Pulang Pisau.

Animo masyarakat untuk mudik tahun ini meningkat akibat adanya pandemi dua tahun terakhir. Hal itu terlihat pada suasana di Pelabuhan Bahaur, dari jumlah pemudik dari Lamongan Jawa Timur yang menggunakan KMP Drajat Paciran, Jumat (6/5/2022).

Kondisi di Pelabuhan Bahaur terdapat 118 pemudik dari Pulau Jawa yang tiba menggunakan Kapal KMP Drajat Paciran. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pulang Pisau, Supriyadi membenarkan bahwa KMP Drajat Paciran tidak hanya mengangkut orang saja, melainkan juga 12 unit sepeda motor, 8 unit mobil (R4) dan 1 unit Fuso.

“Dan tidak ditemukan adanya barang bawaan penumpang yang berbahaya, serta kendaraan yang tidak mempunyai surat-surat dan identitas penumpang yang mencurigakan,” tambahnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perhubungan Prov. Kalteng, Yulindra Dedy menuturkan angka tersebut bisa saja bertambah mengingat masih banyak warga Kalteng yang melaksanakan mudik menggunakan kendaraan pribadi. Banyak masyarakat yang melaksanakan mudik lebaran di tahun ini, karena selama 2 tahun pemerintah melarang adanya mudik lebaran akibat tingginya kasus Covid-19.

Berdasarkan data yang tercatat pada H-7 lebaran di 3 Terminal di Kalteng, yaitu W.A. Gara, Terminal Natai Suka Pangkalan Bun dan Terminal Sanggu Buntok, terdapat 7.766 orang kedatangan dan 8.330 orang keberangkatan. Sedangkan pada 3 Pelabuhan, yaitu Panglima Utar Kumai, Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Bahaur, terdapat 2.236 orang kedatangan dan 13.459 orang keberangkatan.

Sementara itu, puncak arus mudik jalur udara sebanyak 10.763 orang kedatangan dan 21.663 orang keberangkatan yang memadati 3 Bandara se-Kalteng. Dengan Presentase sebesar 52,35% pada Bandara Tjilik Riwut, 36,81% pada Bandara Iskandar, dan 10,73% pada Bandara H. Asan Sampit.

“Selain itu, posko juga dilakasanakan di perbatasan Provinsi Kalimantan Tengah dengan Provinsi lain, yaitu pada Perbatasan Kalteng-Kalsel (Anjir Serapat), dan Perbatasan Kalteng-Kalsel (Pasar Panas). Hingga saat ini, seluruh stakeholder terkait masih melaksanakan pengamanan sejumlah posko vital untuk mengatasi padatnya arus balik di Kalteng,” tutur Yulindra Dedy. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…