Arief Prasetyo Kelahiran Palangka Raya Itu Dipilih Jokowi Pimpin Badan Pangan Nasional

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Selasa, 22 Februari 2022 09:12WIB
Arief Prasetyo

Presiden Joko Widodo resmi melantik Arief Prasetyo Adi sebagai Kepala Badan Pangan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Senin (21/2/2022).

Arief kelahiran Palangka Raya, Kalimantan Tengah  terakhir menjabat sebagai Direktur Utama PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI), sejak 16 November 2020 melalui Surat Keputusan Menteri BUMN Nomor: SK- 365/MBU/011/2020.

BUMN ini bergerak di bidang pangan, manufaktur, perdagangan, dan distribusi. Ia juga pernah berkiprah di badan usaha milik negara (BUMN) tersebut, dia sempat mencoba karir di badan usaha milik daerah (BUMD) yang bergerak di bidang distribusi, penjualan, jasa pergudangan, pergudangan dalam resi gudang, jasa pertokoan, dan pengangkutan bahan pangan (beras), yaitu PT Food Station Tjipinang Jaya. Dia menjabat sebagai Direktur Utama periode 2015-2020.

Selama lebih dari 20 tahun, Arief juga berpengalaman di beberapa industri ritel modern seperti PT Lotte Shopping Indonesia, PT Hero Supermarket Tbk (termasuk 4 tahun di Hero Timika, Freeport Area) dan Esteem Challenge, Sdn, Bhd Malaysia.

Biodata Arief :

  • Arief lahir di Palangka Raya, 27 November 1974.
  • Menyelesaikan Sekolah Menegah Atas di SMAN 1 Jakarta tahun 1992
  • Memperoleh gelar Sarjana Teknik Sipil Konstruksi tahun 1998
  • Magister Teknik, Manajemen Konstruksi tahun 2000 dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Rekam Jejak Arief Prasetyo Adi 

  • Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya periode 2015 – 2020
  • Deputy CEO, COO di PT. Bez Retailindo Paramount Enterprise International periode 2013-2015.
  • Arief juga berpengalaman selama lebih dari 20 tahun di beberapa Industri Retail Modern seperti PT. Lotte Shopping Indonesia, PT. Hero Supermarket, Tbk. dan Esteem Challenge, Sdn, Bhd Malaysia.
  • Saat ini, Arief aktif sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat Kadin DKI 2019-2024, Dewan Pakar Perpadi (Perkumpulan Pengusaha Penggilingan Padi Indonesia) 2020-2025.

Penghargaan Arief Prasetyo

  • Adi Arief tercatat pernah menerima sejumlah penghargaan diantaranya The Best CEO BUMD 2018, The Best CEO BUMD 2019 dari Top Business – Indonesia Business News – Asia Business Research Center, Top Executive Muslim 2019 dari Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI),
  • The Most Committed GRC Leader 2019, Jakarta Youth Award 2019
  • Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pemuda Jakarta.

Selain penghargaan-penghargaan di atas, membawa Food Station mendapatkan ISO 9001 yang menjadi Pedoman Operasional untuk mendapatkan kualitas beras yang baik.

Di Tahun 2020 membawa Food Station mendapatkan TOP CSR Awards 2020 #Star 4

Menjadi BUMD Terbaik 3 tahun berturut-turut (TOP BUMD Aneka Usaha #5 Star) dan TOP of the TOP BUMD 2020 versi Majalah TOP Business.

Mendapatkan penghargaan Best of the Best “BUMD” 2020, The Most Promising Company in Strategic Marketing (Gold), The Most Promising Company in Tactical (Gold) versi MarkPlus, Inc. dari Hermawan Kartajaya.

Penghargaan Peduli UMKM dan Penghargaan Peduli Masyarakat pada Teropong CSR Award 2020. Piagam Penghargaan Rekor Dunia MURI atas Rekor Perusahaan Dalam Kemasan Dengan Pengembangan dan Produk Tercepat dari Prof. DR. HC. KP. Jaya Suprana.

Food Station juga mendapatkan penghargaan dari Menteri Perdagangan Republik Indonesia tahun 2019 dan 2020 sebagai perusahaan yang membantu Pemerintah dalam stabilisasi baik pasokan maupun harga bahan pokok.

“Saya mengucapkan terima kasih atas amanat yang diberikan kepada saya dari Bapak Presiden untuk menjadi Kepala Badan Pangan Nasional,” kata Arief, dikutip melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (21/2/2022).

Arief menyebutkan terdapat beberapa program prioritas yang akan dijalankannya selaku Kepala Badan Pangan Nasional. Meskipun, tidak merinci satu per satu, tetapi Arief menekankan lembaganya akan bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh pihak terkait di bidang pangan.

Pihak yang dimaksudkan mulai dari Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, hingga Kemenko Perekonomian. Tidak hanya itu, dia menjabarkan pihak lain yang dituju adalah asosiasi peternak, nelayan, dan petani.

“Kemudian kami akan sinergikan bersama-sama,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mewujudkan program-program tersebut, tidak akan bisa berhasil apabila hanya dikerjakan oleh Badan Pangan Nasional. Oleh karena itu, dia berharap setiap pihak dan pemangku kepentingan dapat bersatu untuk kemajuan masyarakat Indonesia. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Logo HUT Ke 67 Provinsi Kalteng 2024 Diluncurkan

Logo Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-67 Kalteng, diluncurkan dilakukan secara resmi oleh Wakil Gubernur (Wagub)…