Arus Mudik Lebaran Idul Fitri 1443 H Telah 13 Ribu Orang Tinggalkan Kotawaringin Barat

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 1 Mei 2022 16:49WIB
Arus mudik melalui Pelabuhan Kumai di Kobar.

Manager Terminal Penumpang Pelindo III Kumai M Rahmadi memprediksi puncak arus mudik Lebaran terjadi pada Jumat 29 April 2022 malam. Ini mengacu catatan per H-4 lebaran tercatat kurang lebih 13 ribuan menyeberang dari Pelabuhan Panglima Utar Kumai ke Surabaya dan Semarang.

M Rahmadi mengatakan, sejak pagi hingga siang pada Jumat (29/4) ini arus kendaraan yang menyeberang dari Panglima Utar menuju Semarang dan Surabaya cukup tinggi.

Dilaporkan pada Jumat pagi terjadi antrian menuju pelabuhan Panglima Utar yang didominasi truk sedang, mobil pribadi dan roda dua. Puncak arus mudik Lebaran 2022 dari Panglima Utar ke Jawa diprediksi pada H-3 dan H-2 tanggal 29 dan 30 April 2022.

“Sebelumnya kendaraan roda dua telah diseberangkan. Siang hingga sore sekitar puluhan unit kendaraan pribadi yang sebelumnya menunggu di area penampungan sudah kembali lancar menuju ke pelabuhan,” tutur M Rahmadi.

Tercatat, sejak H-10 Lebaran hingga H-4 atau pagi ini total penumpang yang menyeberang dari Panglima Utar menuju Surabaya dan Semarang kurang lebihnya sebanyak 13 ribu orang.

“Jika melihat data untuk arus mudik dari Panglima Utar terjadi kenaikan tren sepeda motor mencapai 150 persen bila dibandingkan tahun lalu. Sedangkan untuk mobil pribadi naik dibandingkan periode sama tahun lalu,” ujarnya.

“Untuk arus mudik penumpang dan kendaraan dari Panglima Utar masih relatif lancar dan mengalir saja. Tidak terjadi kenaikan signifikan,” ujarnya.

Pelindo lll Kumai tetap mengimbau agar masyarakat yang akan melakukan perjalanan dengan kapal, tetap mengatur perjalanan sedini mungkin.

Kemudian menjaga stamina kesehatan dan kendaraan tetap prima, menerapkan protokol kesehatan secara ketat, serta tetap mewaspadai potensi cuaca buruk.

“Harapan semua pihak bahwa perjalanan mudik tahun ini dapat berjalan lancar, aman, sehat dan selamat. Dibutuhkan kerjasama seluruh pengguna jasa untuk dapat mengikuti aturan dan prasyarat perjalanan yang telah ditetapkan,” katanya.

“Kami juga mohon pengertian pengguna jasa, agar tetap bersabar dan disiplin dalam mengatur waktu perjalanan karena menjelang puncak arus mudik, volume pemudik dan kendaraan terus meningkat khususnya pada malam hingga dini hari sehingga berdampak pada antrian saat akan menuju ke kapal,” imbuhnya. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Ajukan Mundur dari Wali Kota Solo, Gibran Langsung Kemasi Barang

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka langsung mengemasi barang-barangnya di Balai Kota Solo, Selasa (16/7/2024)….