Bandar Arisan Online Bodong Raup Rp500 Juta Diamankan!

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Rabu, 6 Juli 2022 07:47WIB
Kasatserse Polres Seruyan AKP Lajun SR Sianturi memberikan keterangan terkait pengungkapan dan diamannya pelaku arisan bodong

Kepolisian Resort (Polres) Seruyan berhasil mengungkap kasus penipuan berkedok arisan online yang dilakukan seorang perempuan asal Kabupaten Lamandau.

Dari aksi yang dilakukan tersangka YFO alias Fitri (27) berhasil menjaring puluhan orang korban dengan kerugian  yang diderita mencapai Rp500 juta lebih.

Kapolres Seruyan AKBP Gatot Istanto melalui Kasat Reskrim AKP Lajun SR Sianturi menyampaikan, pengungkapan perkara ini berawal adanya laporan yang disampaikan salah satu korban pada 1 Juli 2022.

“Setelah  menerima laporan, kami melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi serta dilakukan gelar perkara, sehingga dapat disimpulkan bahwa kasus ini terdapat tindak pidana,” katanya, Selasa (5/7/2022).

Dalam kasus ini korban dan tersangka sama-sama saling kenal karena tergabung dalam satu komunitas penjualan produk kosmetik dan dari komunitas inilah tersangka menjaring para korban.

“Awalnya tersangka menawarkan arisan kepada korban melalui WhatsApp yang mana admin dari arisan adalah dia sendiri. Apabila korban bergabung dalam arisan itu, maka dijanjikan akan mendapat keuntungan berupa uang,“ ungkapnya.

Keterangan tersangka, para korban dari aksi tipu tipu yang dilakukannya tidak hanya terhadap korban atau pelapor yang berdomisili di Kuala Pembuang, melainkan ada di beberapa daerah lainnya.

“Korbannya ada puluhan orang di Kabupaten Lamandau, untuk di Seruyan ada dua korban yang telah melapor, kemudian ada juga dari kabupaten Katingan, sehingga ditotal kerugian dari para korban mencapai sekitar Rp 500 jutaan,” jelasnya.

Modus dilakukan tersangka yakni setelah mengenali korban melalui media sosial tergabung dalam komunitas penjualan kosmetik, kemudian tersangka mengimingi korban dalam bisnis jual beli arisan dengan memberikan keuntungan kepada korban, setiap pembelian arisan Rp3 juta akan mendapat keuntungan Rp2 juta.

Sedangkan perkara dengan korban salah satu warga Kuala Pembuang. Korban telah mengirimkan uang kepada tersangka melalui transfer bank sebanyak 8 kali sejak 28 September 2021 hingga 28 Oktober 2021 dengan total kerugian yang dialami pelapor Rp42.800.000,

“Merasa keuntungan yang dijanjikan tidak didapat dan tersangka sudah sulit untuk dihubungi, korban melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Seruyan. Setelah mendapat laporan, kami langsung melakukan giat  lidik untuk mengetahui keberadaan pelaku  dan berhasil mengamankan pelaku di kediaman orang tuanya di Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau,“ ucapnya.

Tersangka dikenakan Pasal 378 Jo Pasal 65  ayat 1 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 4 tahun. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Gubernur Kalteng Salat Ied 1445 H bersama Masyarakat di Bundaran Besar Palangka Raya

Gubernur Sugianto Sabran bersama ribuan masyarakat dengan khidmat mengikuti Salat Idul Fitri Pemerintah Provinsi (Pemprov)…