Bawa Kayu Tanpa Izin, Satreskrim Polres Barut Ringkus 3 Warga Tapin di Lokasi Berbeda

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 6 Maret 2022 10:09WIB
Tiga pembawa kayu ulin tanpa izin dan barang bukti diamankan di Polres Barut.

Bukti keseriusan Polres Barito Utara dalam rangka pemberantasan ilegal logging, Satreskrim Polres Barito Utara berhasil meringkus tiga warga Rantau, Tapin, Kalimantan Selatan dikarenakan membawa kayu Ulin tanpa izin dengan dokumen yang sah.

Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana,S.I.K.,M.A.P., melalui Kasat Reskrim AKP Wahyu Satiyo Budiarjo mengatakan, identitas dari Ketiga pelaku tersebut berinisial JM (35), MFF (22) dan BD (28) berhasil diamankan anggota Satreskrim Polres Barut di dua TKP yang berbeda.

Lokasi pertama di KM 5 dan di KM 9 Jalan Negara Muara Teweh-Benangin, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara

“ Awalnya penangkapan tiga pelaku tersebut berawal sekira jam 07.00 Wib pagi tadi, Anggota Satreskrim Polres Barut Menerima Informasi dari Masyarakat di Jalan Negara Muara Teweh-Benangin, Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara tentang adanya tindak Pidana Ilegal Loging.Kemudian anggota Satreskrim Polres Barut melakukan pengecekan langsung ke lokasi yang dimaksud,”ujarnya, Sabtu (05/03/2022) siang.

Dirinya menambahkan, setelah itu pada sekitar pukul 08.30 kami menemukan terlapor sedang mengangkut Kayu Jenis Ulin arah menuju Tapin Rantau dengan No. Pol DA 8132 KK setelah ditanyakan tentang perizinanya dari pejabat yang berwenang akan tetapi terlapor tidak bisa menunjukkannya.Selanjutnya, barang bukti dan terlapor dibawa ke Polres Barut untuk dilakukan proses lebih lanjut.

” Lokasi kedua sekitar pukul 08.35 Mobil kedua dengan No. Pol KT 8795 CS setelah ditanyakan tentang perizinanya dari pejabat yang berwenang akan tetapi terlapor tidak bisa menunjukkannya selanjutnya barang bukti dan terlapor dibawa ke Polres Barut untuk dilakukan proses lebih lanjut,”tambahnya

Adapun terhadap ketiga pelaku ini dikenakan dengan pasal 83 ayat (1) huruf b Jo pasal 12 huruf e, Undang-undang RI No 18 tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan,” ungkap Kasat. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Kongres Dunia SUBUD Ke-16 di Palangka Raya

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) H. Edy Pratowo Hadiri dan Membuka acara Kongres Dunia…