Beredar Video Oknum Guru Pukul Siswa di Pangkalan Bun

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Jumat, 3 Juni 2022 09:23WIB
Tangkapan video pemukulan siswa oleh guru di sebuah sekolah di Pangkalan Bun, beberapa waktu lalu.

Beredar video pemukulan oleh oknum guru di sebuah sekolah di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat pada siswanya pada jam sekolah.

Bahkan kejadian tersebut sempat terekam oleh kamera ponsel. Pada video berdurasi 14 detik itu terlihat beberapa siswa berjenis kelamin laki-laki dijejer di depan kelas dan seorabg oknum guru tiba-tiba menampar siswa tersebut. 

Masih belum diketahui secara persis apa penyebab peristiwa pemukulan itu dilakukan. Terkait hal Kasat Reskrim Polres Kobar AKP Rendra Aditia Dhani menegaskan akan memanggil oknum guru yang melakukan pemukulan terhadap siswanya. “Nanti kami akan panggil gurunya,” ujar Kasat Reskrim, Kamis (2/6/2022). 

Terpisah, salah seorang saksi yang tidak bersedia menyebutkan namanya mengatakan kasus seperti ini sudah beberapa kali terjadi akibat persoalan yang sepele.

“Itu yang menampar guru SMK sekolah tersebut tidak hanya sekali dua kali telah terjadi kekerasan. Kebetulan ini sempat kerekam buat barang bukti. Kadang masalah tugas tidak selesai, tangan oknum guru tersebut bisa melakukan pemukulan pada siswanya,” ujar nara sumber tersebut.

Sementara itu kepala sekolah yang menjadi lokasi peristiwa pemukulan ini mengatakan dirinya tidak mengetahui secara persis adanya kekerasan tersebut. Menurutnya kekerasan itu merupakan kekhilafan oknum guru.

“Maaf saya belum tahu. Jika intruksi dari saya, guru tidak boleh memukul. Kemungkinan oknum guru tersebut khilaf. Karena tindakan seperti itu tidak populer,” ujar kepala sekolah.

Terpisah, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalteng berjanji akan segera melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Ahmad Syaifudi seusai mendampingi Gubernur Kalteng dalam rapat terbatas dengan Camat, Lurah, Demang, seluruh kepala sekolah tingkat menengah atas hingga SD di Brits Hotel Pangkalan Bun, Kamis (2/6/2022) mengatakan peristiwa tersebut akan segera diselidiki.

“Kami akan mendatangi sekolah dimaksud menyelidiki terkait motif dan kenapa perilaku kekerasan ini bisa terjadi di sekolah,” jelasnya.

Karena menurutnya perilaku kekerasan, pelecehan bahkan radikalisme di sekolah merupakan hal yang akan dientaskan.

Ditanyakan sanksi apa yang dilakukan pada oknum guru yang bersangkutan Syaifudi masih bulum bisa memberikan jawaban.

“Masalah sanksi dan sebagainya. Saya masih belum bisa menyampaikan. Pastinya kita lihat dulu motifnya. Kemudian nantinya kita telusuri apakah ada pelanggaran dengan aturan yang berlaku,” jelasnya. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Kongres Dunia SUBUD Ke-16 di Palangka Raya

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) H. Edy Pratowo Hadiri dan Membuka acara Kongres Dunia…