Bupati Gumas Ambil Alih 20 Persen Kebun Sawit PT.Agro Lestari Sentosa

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 13 Maret 2022 21:05WIB
Bupati Gunung Mas Jaya Samaya Monong.

Bupati Kabupaten Gunung Mas Jaya Samaya Monong telah mengambil alih kebun sawit milik PT Agro Lestari Sentosa, karena pihak perusahaan belum juga memenuhi kewajiban untuk memberikan untuk memberikan kebun plasma kepada masyrakat yang berada disekitar area perkebunan. Sabtu 12/03/22.

“Saya melakukan tindakan tegas terhadap PT Agro Lestari Sentosa dengan melakukan pengambilan lahan kebun inti minimal sebanyak 20% dari luas lahan yang telah ditanam dan menghasilkan untuk diberikan kepada masyarakar” Ungkap Jaya Samaya Monong.

Menurut Jaya Samaya Monong, Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah beberapa kali melakukan pertemuan dengan PT Agro Lestari Sentosa pada rapat pertama tanggal 14 November tahun 2019, rapat kedua tanggal 8 Agustus tahun 2020 dan rapat yang ketiga tanggal 23 Juni tahun 2021 dengan pembahasan yang sama yaitu agar perusahaan memberikan kebun plasma kepada masyarakat.

Namun dari tiga kali pertemuan itu, pihak perusahaan PT Agro Lestari Sentosa masih belum memenuhi kewajibannya terhadap masyrakat Kabupaten Gunung Mas yang berada di wilayah perkebunan, sehingga pada tanggal 24 Februari tahun 2022 Bupati Gunung Mas  telah mengambil langkah tegas dengan menutup operasional, hingga pihak perusahaan memenuhi kewajibannya.

“Pada kesempatan ini saya ingin menjelaskan bahwa tindak lanjut hasil rapat dengan direksi yang dijanjikan pada tanggal 10 maret namun di percepat pada tanggal 9 maret 2022 terkait dengan kewajiban dari PT Agro Lestari Santosadari kesimpulan rapat tersebut belum ada kesepakatan yang dicapai, maka selaku Bupati Kabupaten Gunung Mas saya mengambil tindakan tegas dengan mengambil sebanyak 20% dari luasan kebun inti PT Agro Lestari Sentosa” tegas Jaya Samaya Monong.

Orang Nomor satu di Kabupaten Gunung Mas itu langsung memerintahkan tim teknis untuk mengukur secara keseluruhan kebun inti dari PT Agro Lestari Sentosa sehingga didapatkan jumlah real dari luasan kebun yang telah berdiri dari tahun 2005 itu.

“Pemerintah Kabupaten Gunung Mas telah menurun kan tim teknis agar mengukur luasan kebun inti dan nantinya akan diambil minimal 20% untuk menjadi kebun plasma dan diserahkan kepada masyarakat Gunung Mas yang berada di areal perkebunan,” kata Jaya Samaya Monong. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Komitmen Wujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2024

Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Pimpin Apel Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendalian Karhutla Badan…