Cerita Prabowo Muda yang Ingin Jadi Presiden dan Terwujud

Reporter : kaltengdaily
Editor : Kaltengdaily
Rabu, 24 April 2024 14:37WIB
Prabowo - Gibran

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024-2029.

“KPU menetapkan paslon Presiden dan Wapres nomor urut 2 bapak Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka sebagai paslon presiden dan wapres terpilih tahun 2024 – 2029,” kata Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hasyim Asy’ari dalam sidang pleno, Rabu (24/4/2024).

Dengan demikian, Prabowo Subianto secara sah menjadi Presiden Indonesia ke-8 saat dilantik pada 20 Oktober mendatang. Keterpilihan Prabowo menjadi presiden merupakan mimpinya sejak muda yang sudah lama terpendam.

Memasuki usia 20-an tahun, Prabowo sudah menyiratkan ingin menjadi presiden. Hal ini diungkap advokat Adnan Buyung Nasution dalam Pergulatan Tanpa Henti – Volume 2 (2004). Sekitar tahun 1970-an, Prabowo sempat menjadi mahasiswa Adnan Buyung di Universitas Indonesia. Baginya, Prabowo adalah mahasiswa yang pintar dan aktif membangun kultur diskusi.

Suatu waktu, Adnan menanyakan alasan Prabowo keluar dari UI dan memilih masuk Akabri Magelang. Lalu, Prabowo menjawab secara tersirat bahwa menjadi tentara membuka pintu masuk untuk jadi presiden. 

“Kalau mau jadi presiden, mau jadi pemimpin negara ini, yang paling visible-kan dari tentara,” katanya.

Alhasil, dia pun masuk ke Akabri dan lulus menjadi perwira di tahun 1974. Saat menjadi perwira, Prabowo dikenal sebagai sosok yang cemerlang. Sebagai prajurit Kopassus, dia ditugaskan beberapa kali ke medan perang. Selain itu, dia banyak mengemban jabatan strategis di tubuh ABRI. 

Hanya saja, karier cemerlang tersebut terhenti pada 1998. Di tahun tersebut, Prabowo yang sudah punya bintang tiga diberhentikan dengan hormat. Setelah fase itu, dia memulai berbisnis dan terjun politik. 

Prabowo muncul pertama kali di panggung politik melalui Partai Golkar. Dalam konvensi Calon Presiden Golkar 2004, Prabowo tercatat jadi salah satu orang yang mendaftar. Dia bersaing dengan Akbar Tanjung, Wiranto, Aburizal Bakrie, dan Surya Paloh. Namun, langkahnya menjadi presiden lewat partai beringin terhenti karena kalah dengan Wiranto.

Empat tahun setelahnya, Prabowo mendirikan Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) yang kemudian jadi motor penggeraknya. Bersama Gerindra, Prabowo menjadi Calon Wakil Presiden mendampingi Megawati Soekarnoputri di 2009. Lalu, di tahun 2014 dan 2019, dengan diusung Gerindra pula, dia menjadi Calon Presiden. 

Hanya saja, eks-Danjen Kopassus itu harus menelan kekalahan beruntun. Dia kalah dari teman seangkatannya di Akabri, yakni SBY, dan Gubernur DKI Jakarta, Jokowi. Namun, catatan kekalahan itu harus berakhir pada 2024.

Dengan menggandeng Gibran Rakabuming Raka, Prabowo berhasil memenangi Pilpres. Dia berhasil meraih 96,2 juta suara atau 58,6% suara nasional. Pada titik ini, mimpi masa muda Prabowo jadi presiden akhirnya terwujud juga. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…