Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur Kota Palangka Raya beberapa hari terakhir. Hal ini mengakibatkan sejumlah ruas jalan tergenang air.
Seperti yang terjadi pada Senin (13/3/2023), hujan lebat yang mengguyur Kota Palangka Raya dari sore hingga malam dan bahkan sampai pagi hari, menyebabkan genangan air setinggi 10-15 cm di beberapa ruas jalan utama, seperti kawasan Jalan Sisingamangaraja, Jalan Gurame, Jalan Karet dan sejumlah jalan serta pemukiman lainnya.
Akibat tingginya curah hujan menyebabkan ruas jalan dan pemukiman warga di kawasan setempat tergenang air hingga setinggi 15 cm.
Banjir terparah salah satunya terjadi di Jalan Temanggung Tilung. Ketinggian air 10 hingga 20 cm membuat para pengendara terpaksa harus menerobos banjir agar bisa beraktivitas meski dengan resiko mogok di tengah jalan yang terendam air.
Akibat drainase yang ada tidak dapat menampung luapan air dan tidak berfungsi dengan baik, masih di kawasan Jalan Temanggung Tilung / Menteng, air masuk ke rumah-rumah warga.
Iber salah seorang warga mengaku saat terjadi hujan deras kawasan sekitar pemukimannya sering tergenang air.
“Ini sudah kerap kali terjadi, jika terjadi hujan dalam waktu yang lama, maka sudah dipastikan jalan ini tergenang,” katanya, Selasa (14/03/2023).
Sementara itu, Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani mengatakan berdasarkan prakiraan BMKG Kota Palangka Raya, Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan akan terjadi sepekan ke depan.
Emi Abriyani mengimbau agar masyarakat selalu waspada terhadap cuaca ekstrem yang terjadi. “Saya imbau kepada warga untuk selalu waspada, jaga keberihan lingkungan terutama drainase. Segera laporkan ke BPBD Kota Palangka Raya apabila terjadi kenaikan debit air khususnya bagi warga yang bermukim di daerah aliran sungai,” katanya. ***















