Kemenhan: Panen Jagung Food Estate di Gunung Mas Sekitar 25 Ton

Reporter : kaltengdaily
Editor : Kaltengdaily
Minggu, 17 Maret 2024 15:19WIB
Kementerian Pertahanan menyatakan hasil panen jagung di lahan food estate Gunung Mas, Kalimantan Tengah sekitar 25 ton

Kementerian Pertahanan menyatakan hasil panen jagung di lahan food estate Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, sekitar 25 ton.

Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen Edwin Adrian Sumantha menyebut panen dilaksanakan di lahan seluas lima hektare. Adapun produktifitas lahan sekitar lima ton per hektare.

“Panen jagung di Gunung Mas yang baru saja dilaksanakan seluas 5 ha dengan produktivitas 5 ton/ha, jadi hasil panen sekitar 25 ton. Berat panen tersebut dengan perhitungan kadar air jagung sekitar 24 persen,” kata Edwin, Jumat (15/3).

Menurutnya, perbedaan hasil panen lantaran penanaman jagung di Gunung Mas masih bersifat uji coba.

“Panen di lahan Cianjur produktivitas lebih baik, yakni mencapai 9 ton/ha dengan kadar air yang sama 24 persen. Kondisi hasil panen yang berbeda ini di antaranya karena penanaman jagung di Gunung Mas baru bersifat uji coba untuk penelitian dan ini baru panen pertama,” ujarnya.

Edwin juga menjelaskan saat ini penanaman jagung di Gunung Mas masih dalam proses meneliti jenis varietas jagung yang paling cocok.

Kondisi itu berbeda dengan panen lahan jagung di Cianjur yang sudah panen tiga kali, sehingga sudah diketahui jenis jagung, cara tanam serta jenis pupuk yang cocok

“Diharapkan panen jagung di Gunung Mas juga akan semakin meningkat pada panen-panen selanjutnya karena nanti akan diketahui varietas yang cocok, jenis pupuk dan lain sebagainya,” katanya.

Dia mengatakan hasil panen jagung di Gunung Mas masih belum dijual. Sebagian digunakan untuk bahan penelitian dan sebagian lagi didistribusikan kepada masyarakat.

“Sementara itu, hasil panen di Cianjur untuk dijual,” kata Edwin.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan bersama Kementerian Pertanian melakukan panen raya jagung di lahan food estate Desa Tewai Baru, Kecamatan Sepang, Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Senin (11/3).

Asisten Khusus Menhan Bidang Ketahanan Pangan, Letjen (Purn) Ida Bagus Purwalaksana yang mewakili Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto mengatakan selain jagung, ke depan pihaknya berjanji akan memperbanyak menanam singkong dan kedelai.

“Selain jagung, ke depannya akan kami perbanyak menanam singkong dan kedelai bahkan labu Belanda yang merupakan komoditas ekspor,” kata Ida dalam keterangan tertulis, Kamis (14/3). ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemprov Segera Launching Logo Resmi Hari Jadi Ke 67 Provinsi Kalteng Tahun 2024

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) akan segera me-launching logo Hari Jadi Ke-67 Provinsi Kalteng…