Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng Meninggal Dunia

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Minggu, 23 Juni 2024 18:58WIB
Mantan Menteri BUMN Tanri Abeng

Komisaris Utama PT Bio Farma dan Mantan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN Tanri Abeng meninggal dunia dalam usia 82 tahun.

Tanri Abeng mengembuskan nafas terakhir pada Minggu (23/6/2024) dini hari setelah mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Medistra Jakarta.

“Inna lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, segenap keluarga besar Bio Farma Group berdukacita atas berpulangnya Bapak Tanri Abeng, Komisaris Utama Bio Farma. Semoga pikiran, tenaga dan segala kebaikan yang selama ini tercurah bagi kemajuan Bio Farma Group dan Indonesia menjadi bagian dari amal saleh Almarhum, dan semoga Keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan,” tulis manajemen Bio Farma dalam akun Instagram-nya.

Kabar duka tersebut juga sebelumnya disampaikan mantan Sekretaris Kementerian BUMN Muhammad Said Didu dalam cuitan di X. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jl. Simpruk Golf XIII Jakarta Selatan

Tanri Abeng merupakan Menteri Negara Pendayagunaan BUMN pada Kabinet Pembangunan VII di era Presiden Soeharto. Dia pun melanjutkan jabatannya pada Kabinet Reformasi yang dipimpin Presiden B. J. Habibie.

Sebelum menjadi Komisaris Utama Bio Farma, pria kelahiran Selayar, 7 Maret 1942, itu juga sempat menjadi Komisaris Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. dan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

Wapres RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) bercerita bahwa tiga bulan lalu dia terakhir bertemu dengan Tanri Abeng sebelum dirawat di rumah sakit.

“Kira-kira tiga bulan lalu datang ke rumah ya. Iya. Kita diskusi banyak. Sering ketemu. Tapi dan terakhir itu sebelum dia sakit. Saya sendiri tidak tahu dia sakit. Nanti dikasih tau buat di Singapura. (Diskusi) tentang ekonomi nasional. Dan apa masalahnya. Apa kelemahan kita. Apa yang harus kita perbaiki. Gitu, dari sisi korporasi,” kata Jusuf Kalla kepada wartawan di rumah duka kawasan Grogol, Jakarta Selatan, Minggu (23/6/2024).

JK mengutarakan bahwa banyak hal yang bisa diteladani dari sosok Tanri Abeng. Selain pekerja keras, Tanri Abeng katanya adalah orang yang selalu belajar.

“Almarhum sejak muda, sejak waktu sekolahan mempunyai kelebihan dalam mengatur waktu, me-manage dan aktif di organisasi, kita sama-sama di HMI, di Senat, dan selalu beliau menonjol dalam hal perorganisasian sampai saya kira setelah itu, bekerja di berbagai perusahaan internasional, saya kira tidak banyak waktu itu, orang Indonesia jadi CEO di perusahaan internasional, kemudian jadi (menteri) BUMN,” bebernya.

“Nilai-nilainya pekerja keras. Kedua belajar. Mempunyai pengalaman yang luas. Dan mempunyai harga diri yang kuat. Artinya kita ini walaupun Indonesia sanggup bekerja sama dengan apa yang dikerjakan oleh CEO-CEO seperti sampaikan tadi. Asing itu tidak soal. Memang Beliau kan akhirnya sekolahnya di Amerika di Fakultas Ekonomi, dasarnya Di UNAS. Setelah tamat dia ambil S2 di Amerika,” imbuh dia.

Semasa Tanri Abeng menjabat Menteri BUMN, JK mengakui kecerdasannya. BUMN di tangan Tanri Abeng berhasil menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia.

“Kalau dahulu BUMN terpecah di beberapa kementerian, sekarang sejak zaman Pak Habibie, dia menteri yang memberikan kekuatan BUMN itu disatukan sehingga punya kekuatan nasional. Dahulu hanya pelengkap masing-masing kementerian, itu yang dicapai beliau yang saat ini jadi bagian kekuatan negeri kita dengan BUMN yang kuat,” tandasnya. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Kongres Dunia SUBUD Ke-16 di Palangka Raya

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah (Wagub Kalteng) H. Edy Pratowo Hadiri dan Membuka acara Kongres Dunia…