Maskapai Ramai-ramai Batalkan Penerbangan ke Ukraina

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Kamis, 24 Februari 2022 13:09WIB
Maskapai penerbangan ramai ramai batalkan penerbangan ke Ukraina.

Menyusul ancaman perang yang diperkirakan akan pecah antara Rusia dan Ukraina, sejumlah maskapai dilaporkan sudah membatalkan penerbangan dengan tujuan Ukraina. Seperti yang sudah dilakukan Air France dan Luthfansa. 

“Air France akan terus memantau situasi dan mengingatkan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan bagi pelanggan dan awak pesawat adalah keharusan mutlak,” kata Air France dalam sebuah pernyataan. 

Sementara itu, maskapai asal Jerman, Lufthansa, mengatakan bahwa mereka akan membatalkan penerbangan ke dan dari Kyiv dan Odessa, kota pelabuhan selatan Ukraina, hingga akhir Februari.

Swiss International Air Lines, Eurowings dan Austrian Airlines, yang merupakan bagian dari Lufthansa Group, juga telah membatalkan penerbangan ke sejumlah tujuan di Ukraina hingga akhir bulan.

“Keselamatan penumpang dan awak kami adalah prioritas utama. Karena situasi yang berkembang saat ini di Ukraina, maskapai Lufthansa Group menangguhkan penerbangan reguler mereka ke Kyiv dan Odessa,” kata Lufthansa Group dalam sebuah pernyataan.

Lufthansa Group biasanya mengoperasikan 94 penerbangan dari dan menuju dari Ukraina setiap minggu. Sebagai dampak dari pembatalan penerbangan ini, maskapai menawarkan rute alternatif pada penumpang yang terdampak kebijakan tersebut.

Adapun maskapai KLM milik Belanda disebut sebagai maskapai internasional besar pertama yang membatalkan penerbangan ke Ukraina awal bulan ini.

Para pejabat AS memperkirakan sebanyak 190.000 tentara Rusia dan separatis telah ditempatkan di dekat perbatasan Ukraina, siap untuk melancarkan serangan. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Pemprov Kalteng Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian Rp8 M Lebih dari Menteri Pertanian

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan untuk Provinsi Kalteng melalui program Kementerian Pertanian…