Masyarakat hingga Pejabat Daerah Antar Mantan Wakil Bupati Kotim ke Pemakaman

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Senin, 16 Mei 2022 09:21WIB
Bupati Kotim Halikinnor pada pemakaman mantan Wabup Kotim HM Taufik Mukri.

Masyarakat umum, aparat, ASN, mantan pejabat hingga pejabat daerah, turut mengantar mantan Wakil Bupati Kotim Muhammad Taufiq Mukri, kepemakaman, Minggu (15/5/2022). 

Sebelumnya, berbagai kalangan masyarakat tersebut juga berdatangan kerumah duka di Jalan Anggur III, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Sampit, sebelum jenazah tiba sekitar pukul 17.30 WIB, dari Jakarta. 

Suasana hening saat terdengar lantunan adzan dikumandangkan, menandai dimasukkannya jenazah Haji Muhammad Taufiq Mukri ke liang lahat, tempat peristirahatan terakhir almarhum di tempat pemakaman Muslimin Jalan Muchran Ali Kelurahan Baamang Tengah Kecamatan Baamang. 

Jenazah Taufiq Mukri dimakamkan satu area pemakaman dengan sejumlah kerabatnya serta istri tercintanya Hj Fatmawati yang meninggal dunia pada 11 November 2015 lalu.

Bupati Halikinnor yang memimpin prosesi pemakaman mengaku kehilangan salah satu putera terbaik Kotawaringin Timur, yang berjasa besar membangun Kotim.

Menurut Halikinnor, Taufiq Mukri merupakan figur seorang birokrat handal, politisi, guru, orangtua dan sahabat. Sikapnya yang mengayomi membuat Taufiq menjadi panutan masyarakat. 

“Selama hidup, beliau menjadi contoh. Beliau menjadi seorang bapak dan teladan bagi kita semua. Kami bergaul puluhan tahun dan beliau tidak pernah mengeluhkan permasalahan beliau. Ini contoh bagi kami sebagai penerus. Perjuangan beliau akan kami lanjutkan,” kata Halikinnor. 

Duka mendalam juga dirasakan Supian Hadi, yang merupakan pasangan almarhum sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur periode 2010-2015 dan 2016-2020.

Bagi Supian, Taufiq Mukri bukan hanya seorang wakil bupati, tetapi juga sosok orangtua, keluarga dan sahabat dekat saat dirinya mendapatkan masalah, bahkan masalah pribadi sekalipun. 

Taufiq sering memberi nasihat karena dia menganggap Supian Hadi sebagai anak. Perjalanan selama 10 tahun berpasangan menjadi kepala daerah mereka lalui tanpa ada terjadi masalah apa-apa. 

Supian mengaku sangat salut terhadap Taufiq Mukri, baik dalam hal kepribadiannya maupun pemikiran-pemikirannya dalam membangun daerah ini. 

Sebagai seorang politisi, Supian Hadi lebih banyak berperan dalam hal penentuan kebijakan. Sementara Taufiq dengan pengalamannya sebagai seorang birokrat menyumbang pemikiran serta mengawasi pelaksanaan kebijakan-kebijakan tersebut agar berjalan baik. 

“Jujur saja, pembangunan di Kabupaten Kotawaringin Timur tidak lepas dari pemikiran beliau. Kita tahu beliau adalah birokrat yang handal dan sangat mengerti semua tata cara pemerintahan. Sangat banyak kenang-kenangan kami. Saya merasa sangat kehilangan,” ujar Supian Hadi. ***

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Komitmen Wujudkan Kalteng Bebas Kabut Asap Tahun 2024

Kepala Pelaksana BPBPK Kalteng Pimpin Apel Aktivasi Posko dan Pos Lapangan Satgas Pengendalian Karhutla Badan…