MENGERIKAN! 36 Rumah 21 Perahu Warga Hancur Dihantam Tongkang Batu bara di Tapin, Kalsel

Reporter : kaltengdaily
Editor : kaltengdaily
Senin, 24 April 2023 13:10WIB
Sebanyak 36 rumah dan 21 perahu kecil milik warga rusak dihantam tongkang batu baru di Sungai Margasari, Tapin, Rantau, Kalsel

Kapal tongkang batu bara menghancurkan puluhan rumah warga di Desa Kaladan, Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Peristiwa tersebut benar-benar mengerikan. Warga histeris berlarian menyelamatkan diri, keluar rumah. Beruntung tak ada korban jiwa akibat peristiwa nahas tersebut.  Diperkirakan kerugian materi akibat kejadian itu mencapai miliaran rupiah.

“Sementara, ada 36 rumah hancur,” ujar Kepala Desa Kaladan, Muhammad Faleh di Rantau, Kabupaten Tapin, Sabtu malam.

Selain rumah, lanjutnya, puluhan alat transportasi air milik warga turut hancur akibat hantaman tongkang ini. 

Akibat peristiwa tersebut warga terpaksa mengungsi karena rumah mereka hancur “Sementara mengungsi di rumah keluarga dan tetangga,” ujar Kepala Desa Kaladan Muhammad Faleh di lokasi, Minggu. 

“Nama tongkang tersebut Rimau 3336 milik Rimau Bahtera Shiping dan tongkang MZB milik BGM yang di operasikan oleh PT Cakrawala Nusa Bahari,” ujarnya. 

Di lokasi, saat ini pihak perusahaan tengah melakukan pendataan dampak dari tongkang yang menghantam rumah tersebut.  

Pihak masyarakat, kata dia, saat ini menuntut agar pembayaran ganti untung untuk direalisasikan secepatnya. “Agar bisa direalisasikan secepatnya,” ujarnya. 

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Kalimantan Selatan menyelidiki peristiwa kapal tongkang batu bara yang menghantam sejumlah rumah di Desa Kaladan, Kabupaten Tapin.

“Akan kita lakukan investigasi,” ujar Kepala Seksi Intelair Ditpolairud Polda Kalimantan Selatan, Kompol Irwan di lokasi kejadian, Minggu. 

Tindakan itu, akan dilakukan setelah selesai penjaringan informasi dari masyarakat terdampak. “Pastinya kita lakukan proses hukum, pidana kelalaian apa pelayaran,” tutur Irwan. 

Prioritas saat ini, kata Irwan, pendamping terhadap masyarakat agar nanti mendapatkan hak yang semestinya dari pihak perusahaan. 

“Besok pihak perusahaan dari Rimau dan BGM akan melakukan pengecekan ke rumah-rumah warga,” ucap Irwan. 

Berdasarkan pemeriksaan sementara, dua kapal tongkang yang sedang standar di dekat perumahan warga itu pinggir Anak Sungai Barito itu terbawa angin dan menyerempet rumah warga hingga mengalami kerusakan.

“Akibat dari angin kencang ini, pohon rumbia sebagai tambat tercabut,” ujar Kapolsek Candi Laras Utara, Ipda Ketut Sedemen. ***

 

Kategori Terkait

Author Post

Terpopuler

iklan02
iklan02

Pilihan

Terkini

EKONOMI BISNIS

Transaksi Keuangan, Barang dan Jasa Selama FBIM dan FKN 2025 Capai Rp20 Miliar

Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) dan Festival Kuliner Nusantara (FKN) 2024 berakhir, dan ditutup  Gubernur…